Liam Neeson Atasi Kesedihan Kematian Istri Dengan Bekerja

0
171

.Liam Neeson, seorang aktor kawakan yang pernah mendapat nominasi dalam berbagai penghargaan Oscar, Golden Globe, dan BAFTA bercerita mengenai pengalamannya menghadapi keterpurukan setelah kecelakaan ski yang mengakibatkan meninggalnya sang istri, Natasha Richardson, pada Maret 2009.

Setelah benar-benar sadar, bahwa istrinya telah meninggal, Liam pun ‘bersembunyi’ di balik dan ‘berlindung’ pada pekerjaan. Demi mengalihkan perhatian dari kesedihan akibat kehilangan, ia membuat dirinya sibuk berkutat dengan pekerjaan. Seluruh emosi, pikiran, tenaga, dan hati diarahkan pada hal tersebut. Meski sedikit meringankan, namun kenangan itu tetap menghantuinya, terutama pada malam hari.

“Menurutku, aku masih sedikit syok. Meski terasa samar-samar, namun kejadian tersebut tidak hanya menghantamku. Kurasa aku bisa bertahan, karena aku melarikan diri. Melarikan diri pada pekerjaan. Ini seperti sebuah peran ‘kehilangan’ dalam film Taken. Jadi aku terus melatih diriku, aku tetap berkutat pada pekerjaan. Sangat mudah merencanakan banyak pekerjaan. Efektif,” jelas aktor yang menikahi mendiang istrinya pada 1994 lalu tersebut.

Lebih lanjut Liam berkata, “Anehnya, kamu tidak bisa melakukan hal yang sama berkaitan dengan kematian. Kamu tidak bisa menyiapkan diri menghadapi hal tersebut. Kamu pikir kamu akan menangis dan dapat melupakannya. Kamu membuat rencana-rencana itu, tapi tidak pernah berhasil. Ingatan akan kematian akan memukulmu di tengah malam kala sendirian. Rasanya seperti meledak begitu saja, ‘boom‘!”

What do you think? Apa Anda bisa melupakan kesedihan ditinggal oleh seseorang yang Anda cintai hanya dengan bekerja, bekerja, dan bekerja hingga Anda tidak lagi mempunyai tenaga dan waktu untuk memikirkannya? Unfortunately, there will still be a random second when you will unconsciously cry and wish to die soon. Sigh.. Love..

(Berbagai sumber)

SHARE