Wow…Soda Rasa Ganja Siap Dipasarkan

0
44

.Clay Butler, seorang pengusaha minuman ringan asal California, sepertinya harus siap menghadapi kontroversi atas rencana bisnisnya. Baru-baru ini, ia memproduksi minuman bersoda yang mengandung Tetrahydrocannabinol (THC) berkadar 35-65 mg/botol. THC merupakan bahan aktif dalam daun ganja yang memiliki efek halusinogenik atau menyebabkan seseorang berhalusinasi.

Dalam dunia medis, THC sering dimanfaatkan sebagai obat meski di sebagian besar negara legalitasnya masih kontroversial. Selain sebagai halusinogenik, THC juga dipakai untuk mencegah Alzheimer, mengatasi nyeri Arthritis dan mengatasi depresi.

Namun seperti halnya rokok, menghisap ganja untuk mendapatkan efek THC juga bisa memicu kanker. Beberapa racun dalam asap ganja bisa menyebabkan kanker paru-paru dan tenggorokan.

Butler berencana memasok minuman ringan berkarbonasi itu ke sejumlah apotek. Butler mengaku terinspirasi dari efek samping asap ganja, yang akhirnya menghadirkan rasa dan khasiat ganja itu dalam bentuk minuman bersoda.

Koran lokal di California, Santa Cruz Sentinel, memuat keyakinan Butler bahwa pemasaran produk itu merupakan ide bisnis yang cerdas. Butler sangat yakin produknya akan populer dan diminati masyarakat sebagai minuman kesehatan. Butler menyatakan, meski memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh, minuman itu tidak untuk mengobati segala penyakit.

Nama dagang yang dipakai Butler sebagai merek minumannya adalah Canna Cola, diambil dari nama Latin ganja yaitu Cannabis sativa. Sayangnya karena regulasi atau aturan tentang legalitas ganja berbeda di setiap negara, produk ini hanya akan dipasarkan di California dan tidak mungkin dibawa ke luar negeri. Di California, mengemas ganja ke dalam minuman ringan sebenarnya bukan hal baru.

Soda rasa ganja sudah banyak dijual, namun hanya dalam skala kecil sementara Butler mengklaim Canna Cola sebagai produk pertama yang diproduksi dalam skala industri.
Ada beberapa jenis minuman ‘cola ganja’ yang akan dipasarkan: ‘Canna Cola’ dengan rasa Coca Cola, ‘Doc Weet’ rasa stroberi, ‘Sour Diesel’ dengan rasa jeruk lemon, ‘Grape Ape’ dengan rasa anggur, dan ‘Orange Kush’ dengan rasa jeruk. Harga satu botol minuman US $10-15 atau sekitar Rp 90-135 ribu.

(berbagai sumber)

SHARE