Kenapa Harus Minder?

0
35

.Apa yang Anda rasakan ketika bersama dengan pasangan yang sepertinya memiliki segala hal yang ‘lebih’ daripada Anda? Kebanyakan dari Anda mungkin akan merasa minder saat memiliki pasangan yang lebih pintar, lebih kaya, lebih modis dalam berpakaian, dan segala kelebihan lain. Perasaan minder juga akan muncul ketika pasangan ulang tahun. Anda tidak yakin, apakah kado yang Anda berikan akan cukup mewah baginya nanti.

Mengapa Anda harus minder? Silly. Sejak awal penyatuan hati Anda berdua, dia tentu sudah mengetahui dengan jelas, siapa Anda. Bagaimana kehidupan Anda, bagaimana situasi ekonomi Anda secara garis besar, apa pekerjaan Anda, dan masih banyak lagi. Dia tahu Anda ‘kurang’ sejahtera darinya. So what? Dia mengetahui itu dan tetap menyukai Anda. Bahkan kini dia mencintai Anda! Jadi, mengapa masih harus minder? Mungkin ia justru bisa melihat beberapa kelebihan yang tertutup oleh banyak kekurangan yang Anda miliki.

Oke, dia memang lebih makmur dibanding Anda. Uang di dompetnya seakan tidak pernah berkurang dan habis. Anda mulai minder, karena dia selalu mengajak dan mentraktir Anda makan dan berkencan di tempat yang berkelas dan tentu saja memerlukan biaya yang tidak sedikit. Maksud hati ingin menaikkan harga diri, Anda mengumpulkan uang dan mengajaknya berkencan di tempat mahal yang biasa dituju pasangan saat mentraktir Anda. Hal ini akan langsung dipatahkan olehnya dengan mengatakan, “Sudahlah, tidak usah. Simpan saja uangmu. Kamu lebih memerlukannya,” dan seketika itu juga harga diri Anda kembali jatuh, bahkan lebih dalam.

Perlu Anda ketahui, langkah Anda tersebut sangat salah. Apa yang dikatakan pasangan justru benar. Tidak masuk akal, bila Anda memaksakan diri mengeluarkan banyak uang hanya untuk berkencan. Bila Anda melakukan ini, berarti Anda juga telah menghina diri sendiri. Apa salahnya mentraktir pasangan di rumah makan sederhana tempat Anda selalu mengisi perut setiap pulang kerja? Harganya terjangkau, mengenyangkan, bergizi, dan banyak pilihan makanan di sana. Tempatnya memang tidak semewah dan seeksklusif tempat favorit pasangan, namun tempat tersebut mewakili diri Anda yang sebenarnya.

Bila pasangan menolak untuk ditraktir di tempat pilihan Anda tersebut, maka katakan padanya, “Kamu tahu aku tidak punya uang. Aku yang sebenarnya adalah aku yang setiap hari makan di tempat ini, bukan di restoran mahal. Aku menerima kamu apa adanya dengan mengikuti ajakan dan traktiran di restoran pilihanmu. Sekarang, kalau kamu benar mencintai apa adanya aku, tentu kamu tidak akan keberatan makan di rumah makan sederhana ini. On me.”

Sikap percaya diri di depan pasangan perlu Anda latih mulai sekarang. Dijamin kepercayaan diri akan menambah rasa sayang pasangan terhadap Anda.

Contoh nyata, dilansir dari ABC News, disebutkan bahwa suatu hari teman Kate Middleton pernah mengatakan betapa beruntungnya dia memiliki pangeran William. Dengan tenang, lantang, dan tegas Kate menjawab, “Dialah yang beruntung bisa mendapatkan aku.”

Merasa minder, berarti Anda malu dan tidak bangga terhadap diri sendiri. Bila Anda saja tidak bangga terhadap diri sendiri, bagaimana pasangan akan merasa bangga memiliki Anda?

(Berbagai sumber)

SHARE