Hormati Perempuanmu

0
42

.Menyedihkan bila di zaman yang sudah semakin maju ini, masih saja ada laki-laki yang tidak menghargai pasangannya. Entah apa yang ada di pikirannya. Mungkin dia menganggap perempuan adalah manusia ke-2, sehingga ‘tidak boleh’ disetarakan dengan dirinya. Bisa juga, karena di matanya, perempuan bukanlah manusia, namun lebih seperti properti. Banyak orang tidak memahami, bahwa hubungan atau bahkan pernikahan tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya saling menghargai.

Misogyny seperti ini telah muncul dan menjamur selama ribuan tahun dan tidak jelas kapan tepatnya muncul. Misogyny adalah istilah untuk mendefinisikan perasaan benci kepada perempuan. Kebencian tak beralasan ini menimbulkan banyak pemikiran bodoh yang merugikan perempuan. Salah satunya terjadi pada abad ke-17 di Amerika. Para laki-laki yang kebanyakan menjadi pemimpin ‘menciptakan fakta’ bahwa tubuh perempuan berisi sihir, karena setiap bulan dapat mengeluarkan darah secara misterius. Perut perempuan dapat tiba-tiba membesar dan mengeluarkan makhluk serupa manusia dari sela-sela pahanya. Kesalahan dan eksekusi pun langsung ditimpakan pada sang perempuan.

Contoh lain adalah praktek suttee di Inndia. Tanpa menghargai dan menghormati hak hidup perempuan, maka para perempuan yang suaminya meninggal akan dipaksa ikut menceburkan diri ke dalam api yang membakar jasad sang suami. Nyawa perempuan itu tak lagi bernilai, bila sudah tidak ada laki-laki pendamping hidup.

Kedua hal di atas hanya beberapa contoh nyata bagaimana seorang manusia tidak dihargai, hanya karena dia terlahir sebagai perempuan. Semua terjadi karena kebodohan. Sebagai seorang suami, akankah Anda juga menyakiti istri dan pasangan Anda dengan mendiskriminasikannya seperti hal di atas? Membiarkan diri anda terus dikuasai stigma tersebut?

Cobalah melihat dari sisi lain. Bila Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam, berarti Adam kini telah hidup ‘pincang’. Ia kehilangan satu tulang rusuk, benar? Bisakah Anda bayangkan rasa sakitnya, bila tulang rusuk Anda patah? Tulang rusuk, kecil namun kuat dan penting. Ini berarti tanpa kehadiran perempuan, laki-laki tidak akan lagi seimbang. Toh, bukankah untuk membentuk sesuatu, rangka harus diciptakan dan dibentuk terlebih dahulu? Jadi, mungkinkah tanpa tulang rusuk (Hawa), akan muncul Adam? Who knows.

Apapun sudut pandang Anda, seharusnya Anda tidak lagi menjadi manusia bodoh. Be smart and respect your lady, as she is a human being as well.

(Berbagai sumber)

SHARE