Cegukan Bayi Mengganggu?

0
41

.Orangtua sering merasa kasihan melihat bayi mereka cegukan tanpa henti. Mungkin ini pula yang Anda rasakan ketika si kecil mengalami cegukan. Beberapa bulan setelah kelahirannya, seorang bayi akan sering mengalami cegukan.

Menghadapi hal ini, Anda tidak perlu cemas. Cegukan adalah hal normal yang dialami seorang bayi. Semakin bertumbuh anak dan sempurna organ-organ tubuhnya, maka frekuensi dan durasi cegukan pun akan semakin berkurang. Bahkan hal ini telah terjadi ketika dia masih berada dalam kandungan.

Ingatkah dulu sewaktu mengandung, Anda merasakan gerakan berritme dengan durasi beberapa menit, bahkan hingga hampir setengah jam. Ya, buah hati telah mengenal cegukan sejak berusia enam minggu! Namun kebanyakan orangtua baru menyadari hal ini, ketika kandungan mencapai trimester kedua.

Bayi mengalami cegukan karena dorongan dari diafragma (otot yang membantunya untuk bernafas). Mengapa si kecil sangat sering cegukan? Alasannya belum diketahui hingga kini. Meski demikian, ada satu teori mengenai hal tersebut. Diafragma yang bergerak dalam sebuah ritme akan membantu bayi bernafas dengan lebih lancar.

Tidak perlu risau lagi, kan?

(Berbagai sumber)

SHARE