Mengapa Pria Benci Temani Pasangan Berbelanja dan ke Salon?

0
56

.Suatu pantangan bagi laki-laki untuk menemani pasangannya berbelanja ataupun memanjakan diri di salon. Alasan yang paling sering disebutkan, yakni ‘lama’!

Ya, kaum hawa memang sangat senang membuang waktu dan tenaga menjelajah hingga ke sudut pusat perbelanjaan sepanjang hari, hanya demi mendapatkan sebuah kaos. Sama halnya dengan laki-laki gemar nongkrong di bengkel, melihat oli dan saudara-saudaranya berjam-jam lamanya. Sama anehnya, bukan?

Beberapa pria yang sempat Ghiboo tanya, apa alasan mereka tidak mau menemani pasangan untuk shopping atau pergi ke salon, semua spontan menjawab, “Malas!” Mayoritas lebih memilih ikut berbelanja dibanding ke salon.

Perempuan dan laki-laki memiliki kesenangan yang berbeda. Hal-hal girlie seperti bercentil-centil ria di salon tentu tidak akan menarik bagi seorang laki-laki. Tentu tidak akan masalah, bila laki-laki ini juga ikut potong rambut atau creambath. Namun ego seorang pria akan kembali muncul. Bila penanganan rambut pria tersebut telah lebih dulu selesai dibanding pasangannya, maka ia akan kembali kesal dan meminta pasangannya agar cepat selesai.

Para laki-laki tidak pernah mengerti, mengapa pasangannya selalu berpindah dari satu toko ke tempat lain hanya untuk mendapatkan sebuah baju yang baginya tidak ada bedanya dari baju pertama yang disentuh sang perempuan di toko pertama. Apa yang dianggap seru bagi perempuan saat berbelanja menjadi hal yang mengesalkan bagi laki-laki. Selain itu, sepertinya kaum adam tidak akan kuat menahan lapar, lelah, bosan, dan pegal akibat maraton, berjalan dan berkeliling jauh hanya untuk melihat-lihat pernak-pernik ataupun baju.

Satu hal lagi yang selalu dihindari pria, menemani pasangan ke bagian pakaian dalam. Risih dan malas, itu alasannya. Seorang lelaki yang tidak mau disebutkan namanya, berkata, bahwa lebih baik ia memberikan pasangannya sejumlah uang dan memintanya pergi serta membeli seorang diri bra yang ia mau, daripada harus ikut menemaninya di sana. Sewaktu Ghiboo mengungkapkan, bahwa perempuan menganggap bra sebagai benda-benda yang lucu, ia pun spontan menjawab sambil tertawa, “Isinya lebih lucu.” Ouw..Ouw...

Untuk kenyamanan bersama, acara berbelanja dan ke salon lebih baik dilakukan dengan sesama teman perempuan.

(Berbagai sumber)

SHARE