Menanti Honda CBR250R, Rival Ninja 250R

0
31

.JAKARTA – Nama Honda menjadi buah bibir sejak akhir tahun lalu kala pabrikan motor asal Jepang ini memperkenalkan CBR250R di Bangkok, Thailand. Bahkan isu kemunculannya sudah ada sejak pertengahan 2010.

Yap, bukan cuma untuk pasar domestik di negara tersebut, CBR250R juga akan dipasarkan disejumlah negara di dunia termasuk Indonesia. Tujuannya? jelas untuk menyaingi Kawasaki Ninja 250R.

Bila di beberapa negara Eropa CBR250R dan Ninja 250R merupakan motor sport entry level, maka beda perlakuan dengan di Indonesia. Kelas 250 cc merupakan kapasitas silinder tertinggi yang dipasarkan secara massal oleh para produsen sepeda motor di dalam negeri.

Meski cukup sempit, tapi market motor sport 250 cc punya konsumen tersendiri yang cukup loyal. Terbukti Kawasaki Ninja 250R laris manis terjual di indonesia. Inilah yang membuat PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai produsen motor Honda di dalam negeri melirik pasar tersebut.

Lantas mampukah CBR250R akan menyalip kepopuleran Ninja 250R? Tentu banyak faktor yang memengaruhi. Mari kita ungkap apa senjata CBR250R untuk menandingi Ninja 250R.

Mesin

CBR250R punya jeroan berkapasitas 249,6 cc single cylinder DOHC 4 katup per silider. Dengan kompresi 10,7 dan menganut teknologi Programmable Electronic Fuel Injection (PGM-FI) transmisi 6-speed, CBR250R mampu menghasilkan tenaga 19,42 kW di 8.500 rpm dengan torsi puncak 22,9 NM pada 7.000 rpm.

Secara mekanik Honda punya nilai plus dan minus. Masih menggunakan teknologi satu silinder jelas kalah dengan Ninja 250R yang sudah twin cylinder. Tapi CBR250R punya teknologi PGM-FI yang telah terbukti di Supra X serta PCX mampu menghasilkan tenaga mesin yang mumpuni dengan konsumsi BBM yang bisa lebih ditekan dibanding mesin tanpa PGM-FI.

Kaki-Kaki

Untuk kaki-kakinya CBR250R juga tak jauh berbeda dengan Ninja 250R. Ban berukuran 110/70-ZR17 di depan dan 140/70-ZR17 di belakang siap diapit suspensi jenis hydraulic telescopic dan pro-link mono shock. Yang menarik AHM akan menawarkan dua varian CBR 250R. Satu tipe non Combinated-Anti Lock Braking System (C-ABS) dan satu lagi yang telah diperkuat fitur C-ABS.

Fitur yang tak ada di Ninja 250R itu menjadikan Honda satu-satunya produsen roda dua yang menjejalkan teknologi CBS untuk motor 250 cc. Kebanyakan fitur ini diadopsi untuk moge dengan kapasitas mesin diatas 500 cc.

Desain

Nah kini urusan desain, soal yang satu ini memang sesuai masing-masing selera. Honda diperkuat headlamp yang dicomot dari desain lampu depan dari Honda Sport Touring. Tapak ban belakang yang lebih lebar, serta desain knalpot yang meniru moge (motor gede) Honda yang beredar di Eropa. Belum lagi kombinasi speedometer analog dan digital, coba ditawarkan Honda sebagai nilai lebih bagi CBR250R.

Cukupkah modal fitur-fitur itu mengalihkan konsumen motor sport 250 cc? Semua tentu berbalik lagi pada pilihan konsumen. Namun yang pasti, kehadiran CBR250R sudah cukup dinantikan agar segmen 250 cc makin “ramai”.

(Ghiboo)

SHARE