Darah Rendah dan Kurang Darah Itu Berbeda

0
27

.Banyak di antara kita yang salah paham, bahwa darah rendah dan kurang darah itu sama. Dari segi istilah, darah rendah dan kurang darah sangatlah berbeda.

Kurang darah adalah istilah awam untuk menyebutkan keadaan anemia, yaitu kadar hemoglobin (hb) darah rendah atau kurang dari normal.

Hemoglobin tersebut terdapat pada sel darah merah (eritrosit) yang berfungsi untuk membawa oksigen keseluruh organ tubuh. Atau secara sederhana zat dalam darah itu sendiri berkurang.Oleh karena itu apabila seseorang kurang darah (anemia) maka akan mengeluh lemah, karena oksigen ke jaringan dan organ tubuh berkurang.

Sedangkan darah rendah adalah tekanan darah seseorang turun dibawah angka normal yaitu mencapai nilai rendah 90/60 mmHg. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kondisi tekanan darah rendah (hipotensi), seperti, minum air putih 8-10 gelas perhari, mengkonsumsi makanan cukup garam, dan berolahraga,

Penyebab paling umum anemia adalah kekurangan zat besi. Kebanyakan dari wanita tidak menyadari bahwa dirinya mengalami anemia sampai ia menjalani tes darah seperti pada waktu donor darah atau tes darah lengkap.

Wanita lebih beresiko mengalami anemia daripada pria. Hal ini dikarenakan wanita setiap bulannya kehilangan darah pada saat menstruasi dan harus memproduksi banyak darah.

Namun, ada cara yang dipercaya cukup signifikan dalam mencegah anemia. Yaitu diet ketat zat besi. Salah satu makanan tinggi zat besi adalah daging dan sayuran hijau. Dan perlu anda ingat kalau tannin dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi diusus. Oleh karena itu, jangan minum teh sehabis makan daging.

Vitamin C juga memiliki efek yang bagus untuk penyerapan zat besi. Satu porsi steak daging dengan segelas jus jeruk merupakan kombinasi yang bagus untuk mencegah anemia.

Jadi, jangan keliru lagi menafsirkan darah rendah dan kurang darah, biar kita juga tahu penanganan yang tepat untuk mengatasinya

(berbagai sumber)

SHARE