Gejolak Kawula Libya

0
41

.Yang terjadi di Libya bukanlah sekedar gejolak kawula muda. Yang terjadi di sana adalah sebuah gejolak yang diwarnai protes anti-pemerintahan, kerusuhan sipil, korban jiwa yang terus meningkat jumlahnya, bahkan aksi penahanan warga asing di Tripoli. Tak mengherankan kalau Departemen Luar Negeri AS dan negara-negara Uni Eropa mengeluarkan peringatan perjalanan dan menyarankan warganya untuk segera meninggalkan Libya. Lari dari Libya!!

Kota Tubruq dan Al-Bayda yang mempesona, yang di hari biasa dibanjiri wisatawan, kini sedang menjadi ladang kekerasan dan letupan amarah. Sementara itu ibu kota Tripoli dikabarkan dalam kondisi suram dan mencekam akibat aksi tiran Muammar Gaddafi yang memotong semua jalur komunikasi. Setelah Mesir, kini Libya… Sepertinya kawasan Timur Tengah sedang dilanda trend menggulingkan pemerintah. Tentu saja yang dianggap tidak layak memerintah.

Demonstrasi terhadap Muammar Gaddafi telah mengakibatkan
meningkatnya level peringatan perjalanan dari kuning menjadi merah. Di
bawah tanda merah ini, para wisatawan disarankan untuk menghindari
perjalanan non-esensial ke Libya karena adanya “ancaman yang
signifikan”. Untuk pengalaman liburan yang menyenangkan dan jauh dari ancaman yang
signifikan, untuk sementara waktu sebaiknya arahkan rute wisata Anda jauh-jauh dari Libya. Kawasan Uni Emirat Arab seperti Abu Dhabi dan Dubai sudah terlihat sumringah menanti Anda.


(Berbagai sumber) 

SHARE