Saatnya Si Kecil Makan Sereal

0
47

.Sereal merupakan makanan pilihan yang dapat dikonsumsi anak. Buah hati akan mengurangi jumlah ASI yang susu formula yang diminumnya. Sekitar usia enam bulan, kebutuhan zat besinya bertambah.

Untuk itu Anda harus memberinya sereal yang mengandung zat besi dan kalori untuk tumbuh-kembangnya. Meski kadar ASI dan susu formula yang dikonsumsinya berkurang, namun ia masih harus mengonsumsinya bersamaan dengan sereal. Sereal dari beras sangat dianjurkan karena tidak mudah memberikan alergi seperti pada sereal gandum ataupun biji-bijian lain. Tekstur sereal beras sangat lembut dan cenderung lebih mudah ditoleransi bayi.

Jangan terburu-buru memberikan sereal pada si kecil. Bisa jadi dia malah tersedak. Ada tanda-tanda yang harus diperhatikan agar Anda tahu apa si kecil sudah siap untuk makan bubur atau belum. Bila dia sudah bisa duduk sendiri, maka dia sudah siap. Buah hati pun mulai menunjukkan ketertarikan pada makanan, bukan hanya susu. Dia tidak lagi mendorong makanan keluar dari mulut menggunakan lidahnya. Berat badannya yang bertambah dua kali lipat pun menunjukkan kebutuhannya akan sereal. Ini juga membuatnya tetap lapar setelah menyusui 8-10 kali setiap hari atau mengonsumsi 32 ons susu formula dalam sehari. Kemampuannya menggunakan sendok dengan menutup mulutnya saat didekati sendok dan kepalanya yang menggeleng untuk menunjukkan bahwa dia sudah kenyang juga dibutuhkan saat dinyatakan siap makan sereal.

Gunakan sendok untuk memberikan sereal pada si kecil. Jangan gunakan botol. Selain dapat membuatnya tersedak, makan dari botol akan mengganggu kebiasaan makannya dengan tiduran. Selain itu,  si kecil selalu terbiasa mengonsumsi cairan (susu). Dia merasa kenyang dengan menelan banyak volume. Sedangkan sereal pada botol hanya menaikkan jumlah kalori tanpa menambah volume. Hal ini dapat membuatnya terbiasa makan berlebih dan menimbulkan berat badan berlebih.

Perkenalkan sereal pada buah hati serileks mungkin. Saat-saat seperti ini menjadi kesempatan bagi Anda untuk menjalin ikatan emosional lebih dalam dengannnya. Duduklah berhadapan dengannya. Sejajarkan mata Anda dengannya. Hal ini akan membantu Anda mengamati si kecil dan melihat isyarat-isyarat darinya sehigga nanti Anda akan mulai mempelajari perilakunya saat makan.

Berikan sesendok sereal beras yang dicampur dengan 3-4 sendok makan ASI atau susu formula, sehingga makanan menjadi lebih kental. Kalau sudah mulai terbiasa dengan makanan barunya ini, Anda bisa membuatnya lebih kental hingga seperti puding secara bertahap selama beberapa minggu atau bahkan lebih. Pada minggu pertama, berikan sereal 1-2 kali sehari. Bertahap, dalam beberapa bulan ke depan, Anda harus mulai bisa memberinya makanan padat sehingga pola makan anak semakin terstruktur. Tidak perlu memaksakan si kecil untuk makan banyak melebihi dari yang dia mau. Tujuan Anda memberikannya makanan padat adalah agar si kecil belajar dari pengalaman barunya tersebut, bukan untuk memberikannya dalam jumlah tertentu.

Jadi, apa buah hati di rumah sudah siap makan sereal?

(Berbagai sumber)

SHARE