Burberry Prorsum Autumn/Winter 2011: Mod and Military

0
44

.Sukacita London Fashion Week telah dimulai beberapa hari lalu, menggantikan keriuhan New York Fashion Week yang telah berakhir. Burberry sebagai brand paling tersohor asal negeri Ratu Elizabeth, tak mungkin menyajikan hal yang monoton dan membosankan, apalagi, Christopher Bailey adalah seorang pemimpin yang memiliki nyawa fashion luar biasa. Penampilan koleksi terbaru Burberry adalah kemegahan yang prima yang dibangun dengan nuansa 1960-an yang hebat, orang-orang ternama bahkan hadir memenuhi kursi penonton, mulai dari Anna Wintour hingga Alexa Chung.

Fashion show Burberry kali ini bisa jadi sekaligus bentuk perayaan bahwa rumah mode ini baru saja menjadi urutan ke-13 dalam daftar Perusahaan Dunia Paling Inovatif. Clean, mewah dan elegan adalah tiga kata yang bahkan tak cukup untuk mendeskripsikan kehadiran para model yang melenggang dalam pakaian indah di bawah salju. Ya, Burberry menciptakan salju pribadi yang turun dramatis di atas runway!. Topi-topi bulat, fur jacket, trench coat berwarna cerah yang senada dengan clutch, blouse tebal berlengan bulu, slim-fitted jacket dengan lengan menggelembung, dan tweed pants tentu saja tampak mengagumkan untuk menghangatkan tubuh yang digoda angin musim dingin.

Tak ketinggalan shift dress dengan emblem bahu, cape dengan cutting tegas, turtle neck sweater, sweater panjang yang menyerupai mini dress, dan two-tone belt yang sangat unik. Sentuhan motif kotak-kotak, pakaian-pakaian mini yang dikenakan bersama tights dan skinny pants sungguh mengembalikan era mod dengan sangat baik. Kancing ganda, kancing kait, hiasan bahu dan jahitan jenis quilted yang dipadukan dengan struktur dan material yang berkualitas juga menghadirkan aura military tanpa kehilangan sisi modern. Putih, jingga, lime green, hitam, biru, merah dan coklat menjadi sangat menakjubkan dengan permainan siluet seperti pemangkasan panjang kain, eksplorasi bagian lengan dan kekuatan tambahan pada bagian bahu. Christopher Bailey menunjukkan bahwa ia mampu meneruskan tradisi Burberry: multivariasi dalam satu tema saja.

(Berbagai sumber)

SHARE