Keraton Surakarta Hadiningrat

0
31

.Keraton Surakarta atau lengkapnya dalam bahasa Jawa disebut sebagai Keraton Surakarta Hadiningrat merupakan sebuah istana kerajaan yang didirikan oleh Susuhunan Pakubuwono II (Sunan PB II) di tahun 1744. Secara arsitektur, istana ini merupakan salah satu bangunan yang paling eksotis di zamannya. Salah satu arsiteknya adalah Pangeran Mangkubumi (kelak bergelar Sultan Hamengkubuwono I) yang juga menjadi arsitek utama Keraton Yogyakarta.

Dan dari balik pagar istana, dari kemacetan orang-orang yang berlalu lalang, berjalan sambil berbincang, makan dan berjualan, Anda dapat mendengar sang istana yang memanggil-manggil Anda untuk mampir sebentar dan mengagumi keelokannya.

Sebuah aula besar menyambut Anda dari arah seberang pasar. Orang Jawa menyebutnya sebagai pendopo. Situasi yang tenang dan menghanyutkan mengelilingi area ini, menjadikannya sebagai lokasi favorit untuk berteduh dari terik panas maupun rintikan hujan. Di sebelah pendopo terdapat sebuah jalan yang melewati gerbang besar yang akan membawa Anda ke kediaman sang raja.

Ketika memasuki area di dalam istana, Anda akan merasa seperti berjalan melintasi panggung besar sejarah peradaban manusia. Yang akan Anda temui tak hanya sekedar seperangkat gamelan, keris dan koleksi batik, namun juga berbagai patung dewa dewi Yunani. Koleksi berharga milik sang sultan ini merupakan hadiah dari Pemerintah Kolonial ketika mereka melakukan kunjungan ke istana Surakarta.

Jangan hanya puas dengan melihat sosok dewa dewi Yunani. Lanjutkan petualangan Anda dengan mengunjungi museum istana dengan panduan seorang pemandu wisata yang dengan bahagia akan menceritakan berbagai kisah -serta drama- yang mewarnai perjalanan istana dari tahun ke tahun. Berbagai benda wasiat seperti kereta kuda, boneka, potret keluarga kerajaan, tempat-tempat bersejarah dan banyak lagi yang lainnya dapat Anda temukan di sini. Dan kalau Anda cukup beruntung, Anda mungkin dapat berpapasan langsung dengan sang raja Solo. Langkahnya yang gagah dan balutan pakaian tradisional dengan detailnya yang indah selalu menemani sang raja setiap hari, termasuk ketika mengunjungi menara biru di sisi istana untuk berdoa beberapa kali dalam sehari.

(Berbagai sumber)

SHARE