Kota Paling Layak Huni

0
29

.Dari sekitar 2,469,501 kota yang ada di dunia ini, kota mana yang menurut Anda paling layak huni?? Kalau menurut hasil sebuah survei yang diterbitkan oleh unit intelejen dari grup media The Economist, ternyata kota Vancouver di Kanada adalah kota yang paling layak huni di dunia ini, disusul oleh Melbourne di peringkat dua dan Vienna di posisi tiga.

Yang menakjubkan adalah selain berhasil menang lima kali berturut-turut, ternyata Vancouver bukanlah satu-satunya kota layak huni di Kanada. Kota Toronto dan Calgary secara meyakinkan menduduki posisi empat dan lima, kemudian lagi lagi disusul oleh tiga negara dari Australia, yaitu Sydney di posisis 7 dan Perth serta Adelaide sama-sama seimbang dan menempati posisi 8.

Apa yang bisa kita simpulkan dari sini?? Apakah Kanada dan Australia secara garis besar adalah negara paling layak huni di dunia?? Well, bisa jadi. Dalam laporannya mengenai index ini, Jon Copestake sang pemimpin penelitian mengatakan bahwa kota-kota di negara maju yang berukuran sedang dan memiliki kepadatan penduduk yang relatif rendah cenderung mengumpulkan skor yang tinggi karena memiliki lebih banyak kemudahan, kekayaan budaya dan infrastruktur yang bisa mereka tawarkan berkat rendahnya masalah yang berkaitan dengan kejahatan ataupun kemacetan.

Dalam melaksanakan penelitiannya ini, tim dari The Economist menggunakan data dari The Mercer Consulting Group dan melakukan analisa terhadap berbagai faktor, termasuk stabilitas, ketersediaan barang dan jasa, perawatan kesehatan, budaya, lingkungan hidup, pendidikan, infrastruktur dan keselamatan pribadi.

Dalam banyak faktor, ternyata Amerika adalah salah satu negara dengan koleksi kota yang kurang layak huni. Peringkat tertinggi yang dimiliki Amerika adalah di tempat ke-29 dengan kota Pittsburgh yang mewakilinya, sedangkan Honolulu di posisi 30, Los Angeles mendapat peringkat 44, dan New York di posisi 56.

Kota Harare di Zimbabwe menempati peringkat tertinggi dalam daftar kota terburuk di dunia. Dalam hal peringkat kota terburuk, umumnya kawasan Afrika dan Asia Selatan berbagi hal yang sama. setidaknya menurut versi The Economist.

(Berbagai sumber)

SHARE