New Found Glory Found Their Glory in Jakarta!

0
34

.Hari kedua dari Jakarta Jam 2011. Setelah sukses membawa Never Shout Never, I See Stars dan We The Kings kehadapan publik Indonesia untuk pertamakalinya di hari pertama, Jakarta Jam hari kedua menghadirkan The Starting Line dan New Found Glory (lagi). The Starting Line adalah band beraliran Pop-Punk asal Amerika Serikat yang dibentuk tahun 1999 dengan lima orang personil yaitu Kenny Vasoli (vokal/bass), Matt Watts (gitar), Mike Golla (gitar), Tom Gryskiewicz (drum) dan Brian Schmutz (keyboard). Sementar bagi New Found Glory, band punk legendaris asal Amerika Serikat ini akan tampil untuk kedua kalinya di Jakarta Jam setelah sebelumnya pada tahun 2008 tampil untuk Jakarta Jam yang pertama.

Saat Ghiboo sampai di venue, Tennis Indoor Senayan, Jakarta Jam sudah memulai acara dengan menampilkan band-band lokal, dance dan Pee Wee Gaskins. Saat itu Pee Wee Gaskins membawakan beberapa lagu lamanya seperti Berdiri Terinjak dan You Throw The Party We Get The Girls. Mereka juga memainkan lagu barunya yang ada di album Ad Astra Per Aspera seperti Aku Bukan Musuhmu dan Dari Mata Sang Garuda yang sering menjadi latar ketika ada liputan tentang berita olahraga nasional di televisi.

Setelah penampilan band-band lokal di welcoming stage, tepat jam setengah delapan malam Jakarta Jam memulai acara puncaknya. The Starting Line menjadi penampil pertama. “Hello Jakarta, do you know who we are? We are The Starting Line from America. Thank you for having us here. Indonesia is beautiful…,” sapa Kenny Vasoli mengawali acara dan langsung dilanjutkan dengan lagu pertama mereka. Malam itu The Starting Line membawakan lagu-lagu dari album mereka maupun single yang sudah dirilis sejak tahun 2001. Total malam itu The Starting Line yang tampil kasual total membawakan 18 lagu. Ada moment seru dimana pada sebuah lagu, The Starting Line mengundang Ian Ghruska untuk menjadi bassist tamu. Vasoli memberikan bass nya kepada Ghruska dan menyanyi lalu turun menghampiri penonton, Fun! Terakhir The Starting Line menyanyikan lagu terbaiknya yang berjudul Best Of Me, “We got older but we’re still young”, membakar semua darah muda yang hadir di Jakarta Jam.

Selesai dengan The Starting Line, puncak acara Jakarta Jam dimulai. Jordan Pundik (vokal), Chad Gilbert (gitar), Steve Klein (gitar), Ian Ghruska (bass), Cyrus Bolooki (drum) sudah berada di atas panggung dan mereka adalah juara pop-punk dunia, New Found Glory. Mereka berlima masuk ke panggung diiringi musik layaknya pemain basket NBA yang akan berlaga di ajang All Star. Bahkan mereka pun mengenakan satu set seragam basket lengkap dengan gambar bola basket dan tulisan New Found Glory didada mereka.

I feel like I know personaly all of you guys. Thank you for supporting us on twitter and facebook. so here we are, we already comeback“, sapa Chad Gilbert tentang kembalinya mereka di Jakarta Jam sambil melanjutkan lagu keempatnya, All Downhill From Here. Setelah lagu tadi, Chad menaruh gitarnya, mengambil mic, turun dari panggung dan menghampiri crowd. “Terima kasih”, ucap Pundik fasih. Sementara Chad berkata, “Semua senang?”, yang disambut dengan ratusan jeritan histeris Tennis Indoor Senayan. Berikutnya lagu-lagu seperti Dressed To Kill, It’s Not You Fault, My Friends Over You hingga lagu-lagu yang mereka cover seperti Kiss Me dan sebuah lagu dari Gorrila Biscuits.

Dipertengahan pertunjukan, Chad menunjuk dua orang penonton yang ternyata salah satunya berasal dari Malaysia untuk naik keatas panggung. Mengejutkan, mereka berdua masing-masing bermain drum dan gitar bersama-sama New Found Glory di atas panggung, Envy! Bahkan kesempatan kita untuk sepanggung dengan New Fun Glory pun direbut oleh ‘tetangga’, hmmm… New Found Glory juga mengumumkan bahwa pada bulan September nanti akan segera merilis album baru. Total dua puluh empat lagu dibawakan oleh New Found Glory dengan My Friends Over You sebagai penutup, klimaks.

Tepat jam 22.30 Jakarta Jam 2011 berakhir. Lima band luar negeri dengan penampilan maksimal berhasil menghibur Jakarta. Penonton yang antusias, tata lampu dan penyelenggaraan yang rapih membuat nyaman acara musik tahunan dari Java Musikindo ini semakin dinanti. Sampai jumpa di Jakarta Jam berikutnya.

(Ghiboo)

SHARE