Perempuan Sedang PMS, Seram!

0
38

.Perempuan adalah makhluk yang sulit dimengerti. Semenit yang lalu menyatakan rindu, kini tiba-tiba ngambek tidak mau bertemu. Aneh. Well, mungkin dia sedang mengalami PMS (premenstrual syndrome). Premenstrual syndrome adalah gejala-gejala yang terjadi pada perubahan emosi, sikap, dan fisik seorang perempuan ketika ia akan mengalami mens (14 hari atau lebih setelah hari pertama menstruasi yang terakhir). Keadaan ini juga bisa terjadi 4-7 hari setelah menstruasi selesai.

Mau tidak mau, Anda harus mengerti sedikit tentang siklus menstruasi kaum hawa. Apa itu dan bagaimana? PMS pasangan membuat Anda gila. Mood-nya naik turun. Dia pun menjadi lebih sensitif, cepat marah, mudah sedih. Drama.

Menghadapi hal ini tidaklah mudah. Anda harus mencatat tanggal menstruasi pasangan. Dengan ini Anda akan mengetahui bahwa kira-kira tiap tanggal 23 – misal – pasangan akan mulai PMS. Jadi Anda bisa lebih berhati-hati. Be calm, Guys. Jangan cari masalah dengannya. Bila dia sudah mulai marah-marah, jangan pernah Anda mengatakan hal itu terjadi hanya karena dia sedang PMS. Meskipun benar pasangan sedang mengalami sindrom sebelum menstruasi, perempuan yang sedang emosi akan semakin mengamuk bila segala argumennya ‘disepelekan’ hanya dengan label PMS. Ouch! Catatlah masa PMS-nya, perhatikan, and keep it for your self. Jaga-jaga untuk keselamatan diri sendiri itu perlu.

Sabar. Ingat, pasanganlah yang sedang emosional mengalami PMS, bukan Anda. Separah apapun kalimat yang ia ucapkan, jangan Anda balas. Tidak akan ada gunanya. Itu hanya akan membuat keadaan menjadi lebih buruk. Hormon membuatnya menjadi monster. Tarik nafas panjang dan tenangkan diri sendiri. Sabar, setelah menstruasinya selesai, kekasih Anda yang lemah lembut dan waras akan kembali, kok. Dijamin.

Emosional boleh saja, tapi Anda juga harus membatasi kelakuannya. Bila dia sudah bertindak keterlaluan, ingatkan dia. Bukan dengan nada marah, melainkan tegas. Intinya, Anda tidak boleh ikut terpancing emosi. Dengarkan saja segala perkataannya, meskipun hal tersebut tidaklah rasional. Don’t take it personally. Perempuan yang sedang PMS sebenarnya hanya ingin diperhatikan. Dia ingin dimanja dan sering juga menjadi kekanakan.

Lebih baik perlakukan pasangan dengan cara yang jauh lebih istimewa pada masa-masa ini. Untuk tetap aman, jangan membangunkan macan! Satu lagi, saat-saat seperti ini libido seorang perempuan sedang menggebu-gebu. Mungkin seks menjadi jalan keluar terbaik menghadapi PMS? Mmm

(Berbagai sumber)

SHARE