Komisi Banding LPI Putuskan Hukuman kepada Empat Pesepakbolanya

0
52

.Komisi Banding LPI, dalam rapatnya Selasa (22/2), telah memutuskan permohonan banding Javier Roca dan M.Iskandar dari Batavia Union, serta Simon Kujiro dari Semarang United. Plus putusan pertama untuk Mitrovic Srecko (PSM Makassar)

Dalam SK Nomor 001, 002, 003 /SKEP/KOMDING?LPI/II/2011 tertanggal 22 Februari 2011 yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Banding LPI, Syahrir Cakkari SH, itu disebutkan, bahwa  ketiganya terbukti bersalah melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 101 angka 2 (untuk Javier Roca dan M Iskandar), dan angka 5 (untuk Simon Kujiro) Kode Disiplin LPI.

Pasal 101 angka 2 Kode Disiplin LPI berbunyi: Terhadap pemain yang melakukan penganiayaan dan telah dikenakan tindakan pengusiran oleh wasit dalam suatu pertandingan, Badan Peradilan LPI dapat memberikan sanksi tambahan skorsing pertandingan sekurang-kurangnya dua kali pertandingan dan/atau denda sekurang-kurangnya Rp 5 juta.

Sedangkan Pasal 101 angka 5 Kode Disiplin LPI: Terhadap pemain yang melakukan penganiayaan terhadap perangkat pertandingan dikenakan sanksi larangan melakukan kegiatan yang terkait dengan sepakbola di lingkungan LPI sekurang-kurangnya 12 bulan dan denda sekurang-kurangnya Rp 10 juta.

Javier Roca. Pemain nomor punggung 8 Batavia Union itu  melakukan tindak kekerasan pada Minggu (6/2) di Stadion Patriot, Bekasi, saat berlangsung pertandingan antara Batavia Union melawan PSM Makassar. Saat itu Javier Rocha menendang Mitrovic Srecko, dan kemudian Mitrovic Srecko membalasnya.

Sebelumnya Javier Roca diberi sanksi oleh Komisi Disiplin LPI larangan bermain tiga pertandingan, dan denda Rp 5 juta. Tapi kini berubah menjadi berupa larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp 10 juta.

Sementara M Iskandar, pada pertandingan yang sama,  mendorong dan menanduk pemain PSM Makassar, Mitrovic Srecko. Perbuatan itu dianggap Komisi Disiplin memprovokasi dan memancing emosi pemain lain.

M. Iskandar juga diputuskan bersalah oleh Komisi Banding LPI. Karena itu, pemain  nomor punggung 11 Batavia Union itu dilarang bermain dua pertandingan dan denda Rp. 25 juta. Semula Komisi Disiplin LPI memberikan sanksi kepada M. Iskandar berupa hukuman tidak diperkenankan bermain selama tiga bulan, dan denda Rp 20 juta.

Terhadap Mitrovic Srecko, Komisi Displin telah menjatuhkan sanksi hukuman berupa larangan bermain dua pertandingan, dan denda Rp 5 juta.

Seperti diberitakan sebelumnya, Simon Kujiro melakukan tindak kekerasan terhadap wasit Rudiansyah pada Minggu (23/1) di Stadion Persikabo, Cibinong, Bogor. Ketika itu berlangsung pertandingan antara Bogor Raya FC melawan Semarang United.
 
Karenanya Simon Kujiro tidak berbeda jauh dengan putusan Komisi Disiplin pada Rabu (2/2). Pemain Semarang United itu tetap dihukum larangan bertanding selama satu musim kompetisi. Namun,  dendanya yang semula Rp 25 juta, dikurangi menjadi Rp 10 juta.

Denda uang yang harus dibayarkan akan dibebankan kepada pemain yang bersangkutan.

(Ghiboo)

SHARE