Makan Fastfood Tetapi Tetap Sehat, Bisa?

0
34

.Fastfood atau makanan cepat saji memang menjadi pilihan bagi masyarakaat perkotaan yang setiap harinya dipenuhi dengan kesibukan. Namun, mengkonsumsi terlalu banyak fastfood tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan. Tetapi ada trik agar Anda bisa menyantap fastfood, namun tetap sehat:

1. Pilihlah salad hijau dengan udang atau ayam panggang. Meskipun salad segar baik untuk jantung dan merupakan pilihan diet sehat, tetapi kita harus waspada terhadap bumbu atau saus yang ditawarkan. Jangan memilih saus atau bumbu yang berkalori tinggi.

2. Pilih daging ayam panggang. Meskipun daging ayam merupakan pilihan yang lebih sehat daripada daging sapi, tetapi ayam goreng yang digoreng dengan minyak terhidrogenasi (dipakai berulang) mengakibatkan daya kerja jantung Anda akan bertambah akibat tumpukan lemak. Jangan memilih keju, saus atau mayonais khusus untuk chicken sandwich. Sebaiknya ambillah tomat, bawang dan selada. Jika ayam goreng merupakan satu-satunya pilihan yang tersedia, pilihlah porsi yang terkecil dengan menambahkan salad hijau.

3. Pada waktu Anda memesan hamburger, pililah ukuran yang paling kecil. Karena terlalu banyak makan daging akan menambah lemak jahat yang buruk bagi kerja jantung.

4. Pilih sandwich ikan sebagai pilihan terakhir. Seorang ahli diet, Dr. Melisa Stevens mengatakan, Anda harus makan separuh saja dari makanan cepat saji berupa sandwich ikan goreng. Lebih baik pilihlah roti yang dilengkapi kentang panggang atau salad tanpa keju atau saus tartar.

6. Hindari hidangan pembuka, seperti keju batangan atau keju mozarella. Pilihlah kentang panggang, sayuran kukus, dan salad.

7. Hindari minuman yang mengandung kalori tinggi, seperti soda, minuman buah, cokelat panas dan cappuccino. Pilih air, teh, diet soda, susu rendah lemak atau 100% jus.

Walaupun jenis-jenis makanan fastfood di atas menyehatkan, tapi tentu tidak baik jika dikonsumsi berlebihan. Jadi, porsi makanan Anda juga perlu dibatasi.

(berbagai sumber)

SHARE