Terbiasa Memukul Tanpa Diberi Contoh

0
24

.Seorang anak bisa saja mulai terbiasa memukul tanpa ada yang mengajarinya. Kegiatan ringan tangan ini bisa dilakukan tidak hanya oleh anak laki-laki, namun juga perempuan. Menurut Keath Castelloe, seorang psikologis anak dan remaja, hal ini wajar, karena anak kecil belum terbiasa dan mengerti untuk berkomunikasi dengan baik dan benar secara verbal. Dimaklumi, namun tetap saja, cara kasar untuk menyelesaikan suatu masalah tidak boleh ditolerir dan dibiasakan sejak kecil.

Anak umur 11 bulan, misalnya, akan mulai memukul temannya, anjingnya dan bahkan orangtuanya sendiri. Pada usianya tersebut, si kecil sebenarnya sudah dapat memahami, bahwa memukul itu tidak baik. Masalahnya, ia tidak mengerti konsekuensi pemukulan yang dilakukannya, yakni sang korban akan merasakan sakit. Ia hanya mengerti, bahwa hal ini dilarang dan dengan ‘melanggarnya’ ia akan langsung mendapatkan reaksi, respon dan perhatian besar, tentunya.

Mungkin inilah yang dia inginkan, perhatian. Bisa jadi juga dia sedang kesal atau mengalami emosi lainnya yang tidak bisa dia ungkapkan melalui kata-kata. Tugas Anda sebagai orangtualah yang harus menemukan permasalahan yang dirasakan anak, yang memicu pemukulan tersebut. Apakah dia menginginkan mainan temannya, apa Anda terlambat menjemputnya dari suatu tempat, mungkin dia lelah atau lapar dan masih banyak lagi hal lain. Setelah mengetahui akar permasalahannya, Anda bisa membantu si kecil ‘mengeluarkan’ unek-uneknya dengan mengajaknya berkomunikasi secara verbal dengan baik.

Misal, dia marah dan iri karena temannya memainkan boneka barbie. Katakan padanya, “Oke, kamu ingin bermain barbie, kan? Tapi Nita masih memainkannya. Kita main boneka beruang dulu, yuk? Nanti kalau Nita sudah selesai main barbie, kamu boleh gantian memainkannya. Ya?”

Alihkan dulu perhatiannya dengan mainan lain. Tetap berikan contoh yang baik. Bila dia mulai memukul, langsung ambil tindakan. Katakan dengan tegas dan muka serius, “Kita tidak boleh memukul. Harus lembut, ya?” Kalimat ini harus langsung diikuti dengan contoh. Ambil tangannya dan usapkan dengan lembut ke wajah Anda. Ini akan langsung memberikan gambaran di kepalanya, bagaimana seharusnya bertingkah laku lembut tanpa kekerasan.

Kebiasaan memukul tidak akan berubah begitu saja. Anda harus sabar dan memberinya contoh yang baik dan benar setiap hari.

(Berbagai sumber)

SHARE