"Kemenangan" The Last Airbender dan Sex and the City 2

0
39

.Di saat penggiat film Hollywood berharap-harap cemas akan membawa pulang Oscar atau tidak, M. Night Shyamalan malah “kebanjiran” kemenangan. Sayangnya, bukan Piala Oscar yang dibawa pulang melainkan Piala Golden Raspberry. Jelas ini bukan kemenangan yang diharapkan oleh Shyamalan.

Di ajang Razzies Award ini, film Shyamalan, The Last Airbender, sukses menyapu bersih semua penghargaan termasuk untuk kategori Wors Director. Film ini bahkan mendapat penghargaan khusus “worst eye-gouging misuse of 3D”.

“Pemenang” lainnya yang dipilih oleh 657 voter di 18 negara ini adalah Ashton Kutcher sebagai Aktor Terburuk dan lawan mainnya Jessica Alba di film Valentine’s Day. Sex and the City 2 juga “beruntung” membawa pulang 5 Piala Razzie antara lain untuk kategori “worst prequel, remake, rip-off or sequel”, serta “worst actress” untuk semua pemerannya.

“Kemenangan” mutlak Shyamalan dan filmnya The Last Airbender di Golden Raspberry Award karena dianggap film tersebut sangat mengecewakan dan film adaptasi yang gagal. Bahkan dengan sinis John Wilson, pencetus Golden Raspberry Award, mengatakan,“Most people who like the show, and this would include my 14-year-old son, hated the movie. It made no sense whatsoever.”

Golden Raspberry Award adalah sebuah ajang “penghargaan” untuk film-film terburuk yang diadakan sehari sebelum pelaksanaan Academy Award. Acara ini pertama kali diadakan di tahun 1981. Tidak ada pemenang yang datang untuk menerima penghargaan tersebut. Tercatat hanya dua orang yang datang langsung menerimanya, yaitu Halle Berry dan Sandra Bullock. Ketika menerima “kemenangannya” itu, Berry mengatakan,“I never in my life thought that I would be here, winning a Razzie. It’s not like I ever aspired to be here, but thank you. When I was a kid, my mother told me that if you could not be a good loser, then there’s no way you could be a good winner.” Wow, sebuah pernyataan yang sangat inspiratif. Sepertinya Berry memegang falsafah kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.

(berbagai sumber)

SHARE