Si Kecil Tidak Bernafas dan Pingsan Saat Menangis

0
282

.Jangan terkejut, ketakutan, bahkan panik, bila mendapati si kecil tiba-tiba pingsan di tengah-tengah tangisannya. Mukanya akan berubah warna menjadi merah, ungu, atau biru. Dia akan mulai berkedut-kedut dengan tegang.

Meski terlihat mengerikan, hal ini wajar terjadi. Saat merasa frustasi, kesal, atau marah, buah hati tentu akan menangis sejadi-jadinya. Dia menarik nafas panjang dan dalam. Saat inilah terdapat suatu jeda tanpa bernafas, sebelum akhirnya ia mulai mengeluarkan tangis histeris. Anak cenderung akan pingsan saat tangisan yang berhasil dibuatnya itu keluar. Si kecil akan kehilangan kesadaran selama beberapa detik.

Seorang pediatri dari Mercy FamilyCare of Baltimore, Dr. Charles Shubin, mengatakan, bahwa pada saat pingsan, tubuh anak akan beroperasi secara otomatis dan kembali pulih seperti semula tanpa adanya kerusakan fisik. Ketidaksadaran tersebut hanya akan berlangsung 30-60 detik. Pingsan yang disebabkan akibat menahan nafas ini bahkan sering dijadikan beberapa anak untuk memanipulasi keadaan. Pada umumnya hal ini dilakukan anak berusia 2-4 tahun.

Tidak perlu heran bila si kecil mulai melakukan hal ini. Diamkan saja. Banyak anak sengaja menyiksa diri, menahan nafas, untuk mendapatkan keinginan dari orangtuanya. Saat Anda tidak menunjukkan sikap iba, ia akan mulai bernafas kembali. Dasar anak-anak!

(Berbagai sumber)

SHARE