Living Under Your Spotlight

0
61

.Ketika kita jatuh dalam sebuah pembicaraan tentang situs-situs yang tergolong bersejarah, selalu saja ada daftar pokok tentang beberapa lokasi yang dianggap paling ajaib dan menakjubkan. Dari menara miring Pisa di Italia hingga komplek Acropolis di Athena, tempat-tempat tersebut selalu berhasil menciptakan antrian wisatawan. Namun, bagaimana dengan nasib situs-situs yang berlokasi di dekat mereka?

Dalam banyak kasus, kadang aura selebriti terasa begitu besar dan nyata hingga membayangi segala sesuatu di dekatnya. Tak hanya berlaku pada manusia, objek-objek wisata pun kadang juga mengalaminya. Berikut ini adalah tiga contoh situs bersejarah yang dikalahkan oleh situs bersejarah lainnya, yang meskipun berada di dekatnya namun telah terlanjur menjadi ikon pariwisata. Mungkin seandainya reruntuhan dan bangunan berikut ini berada di tempat lain, pasti sosoknya akan mencolok dan tidak berada di bawah bayang-bayang objek wisata lainnya. Seandainya mereka bisa bernyanyi, mungkin mereka akan berkata “Well, I don’t like living under your spotlight,” seperti yang diucapkan oleh Jennifer Hudson di salah satu lagunya.

1. Di bawah bayang-bayang Menara Pisa: Katedral Pisa
Dalam sepanjang sejarah peradaban manusia, tak pernah ada sebuah situs sejarah yang mampu mencuri perhatian seperti yang dilakukan oleh Menara Pisa. Bahkan sejak mulai dibangun di tahun 1174, tak pernah sekalipun menara ini dimaksudkan untuk menjadi bintang pertunjukan karena fungsi awalnya adalah menara lonceng bagi Katedral Pisa, sebuah bangunan gereja abad pertengahan yang sangat rupawan. Namun, ketika siapa sangka, karena sebuah kesalahan teknik yang membuat menara lonceng ini miring justru menyebabkan Katedral Pisa selamanya kehilangan cahayanya.

2. Dalam bayang-bayang Machu Picchu: Winaywayna
Penampakan Machu Picchu yang hadir hampir di semua sampul buku panduan tentang Peru, serta namanya yang begitu happening dikalangan para backpacker, adalah bekal yang cukup untuk menjadikan Machu Picchu sebagai salah satu situs yang paling ikonik di  dunia. Ditambah lagi kota megah suku Inca ini tak hanya menyajikan sebuah keajaiban teknik arsitektural, namun juga misteri dan keajaiban. Namun kawasan Machu Picchu bukanlah satu-satunya jejak yang ditinggalkan oleh suku Inca. Suku misterius dan perkasa ini meninggalakan banyak sekali warisan, termasuk Winaywayna yang meskipun agak lebih sulit untuk dituju, namun memiliki banyak sekali pesona, termasuk reruntuhan teras dan rumah purba yang masih tetap terawat dengan baik.

3. Pesonanya kalah cemerlang oleh kemegahan Taj Mahal: Agra Fort
Bangunan benteng di Agra yang dibangun oleh Kaisar Mughal Akbar pada tahun 1565 ini telah masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Dibalik dinding benteng dengan ukiran di batu merah yang kokoh ini berdiri bangunan istana yang megah dengan dekorasi yang sangat kaya akan detail dan pernah menjadi tempat tinggal bagi kaisar Shah Jahan. Dindingnya yang setinggi 21,4 m dihiasi oleh gerbang-gerbang yang menawan yang akan membawa Anda menuju bangunan istana Jahangir Mahal, ruang audiensi kaisar atau Diwan-e-Khas, balai pertemuan atau Diwan-e-Aam, harem atau Sheesh Mahal, serta ruang tidur Shah Jahan atau Khass Mahal. Namun lokasinya yang hanya 2.5km dari Taj Mahal, dan ditambah dengan gelar Tujuh Keajaiban Dunia yang pernah diraih Taj Mahal serta kisah romantis yang menyelimuti Taj Mahal, menjadikan pesona dan keperkasaan benteng Agra tertutup oleh popularitas Taj Mahal jadi begitu menyilaukan.

(Berbagai sumber)

SHARE