5 Jalan, 5 Kota

0
28

.Dalam kunjungan Anda berikutnya nanti, susuri 5 jalan ikonik di Eropa berikut ini sebagai penyempurna wisata Anda

5. Oxford Street – London, England
Jika berbelanja adalah kesukaan Anda dan kebetulan Anda sedang berkesempatan di London, jangan buang waktu dengan percuma dan segara arahkan tujuan ke West End. Dengan 550 toko yang berjajar di sepanjang jalan (banyak yang buka juga pada hari Minggu), Oxford Street adalah surga retail dan cukup layak disebut sebagai jalan perbelanjaan tersibuk di Eropa. Jaringan department store premier dapat Anda temukan di persimpangan antara Marble Arch dan Oxford Circus, dan sekedar duduk di kedai kopi sambil menikmati para pejalan kakinyapun sudah seperti sebuah pengalaman fashion show. Dari yang bergaya individual dan cenderung aneh hingga yang memegang teguh trend fashion terbaru, mereka sama berartinya dengan para pembelanja dan belanjaan mereka dalam membantu mendefinisikan keikonikan Oxford Street.

4. Via Monte Napoleone – Milan, Italia
Via Monte Napoleone adalah distrik perbelanjaan terbaik di Milan dan merupakan personifikasi elegan dari semua nama terkemuka di dunia fashion dan desain. Jalanan ini mendapatkan namanya dari lembaga keuangan yang dibentuk di era Napoleon, yang bekerja dengan utang publik. Setelah jatuhnya pemerintahan, pengelolaan utang negara adalah salah satu masalah utama di masa Restorasi. Pada waktu itu jalanan di Milan sudah mulai dipenuhi oleh orang-orang asing yang meramaikan kota, tak hanya untuk urusan bisnis, namun juga karena alasan lain, sebagaimana ucapan Stendhal, “Milan adalah sebuah republik kaya yang didedikasikan untuk seni dan kesenangan.”

3. Unter den Linden – Berlin, Jerman
Anda tidak mungkin pernah mendengar hal ini sebelumnya, namun percayalah, Unter den Linden benar-benar layak untuk mendapatkan perhatian Anda. Membentang di jantung Berlin di bagian yang paling bersejarah, dari Schlossbrucke di Museum Island hingga Gerbang Brandenburger di Platz Pariser, jalan raya bergengsi ini tepiannya dijajari oleh deretan pohon-pohon linden yang akan menciptakan suasana berjalan-jalan yang menyenangkan diantara dua titik yang menjadi atraksi utama Berlin. Pada siang hari,jalanan ini penuh terisi oleh rombongan wisatawan dan kameranya yang terlihat begitu bersemangat menikmati berbagai landmark historis. Dan ketika malam tiba, Unter den Linden menunjukkan sisi wajahnya yang kedua, yang lebih energik dan ceria dengan kehadiran lalu lalang remaja pemuja dansa, food stalls serta sedikit kegaduhan yang menyenangkan.

2. Canal Grande – Venesia, Italia
Meskipun tidak diasapal, dan meskipun pada pandangan pertama sulit untuk menyebutnya sebagai sebuah jalan, namun bukankah memang Canal Grande adalah sebuah jalan? Jalur air yang paling terkenal di Venesia ini mengalir melalui setiap sudut kota yang bersejarah dan menampilkan cukup banyak landmark mempesona yang cukup memenuhi syarat untuk disebut sebagai bangunan ikonik (Jembatan Rialto, Basilika Santa Maria della Salute Palazzo Dario, dan Ca’d’Oro hanyalah beberapa diantaranya). Ketika Anda mengapung di atas gondola tradisional (traghetto) di Grand Canal, siapkan kamera Anda untuk mengabadikan setiap sudut dan permukaan lengkungan yang Gothic, hunian bergaya Renaissance yang luar biasa, lukisan-lukisan dinding warna-warni dan rumah-rumah petak bersejarah melebur menjadi campuran marmer dan emas sepanjang tepi jalan. Sulit rasanya untuk melawan suasana penuh cinta ketika mengarungi “jalanan” seindah ini.

1. Avenue des Champs-Elysees – Paris, Perancis
Awalnya hanyalah sebuah ladang, tapi sekarang telah berubah menjadi salah satu jalan paling terkenal di dunia. Membujur dari Arc de Triomphe yang terkenal di Place Charles de Gaulle hingga Place de la Concorde, kawasan pejalan kaki yang mengesankan di Paris ini benar-benar menjadi magnet wisata yang tak tertahankan dan menjadi surga bagi semua pesta. Namanya sendiri diadopsi dari salah satu mitologi Yunani, yang kalau diterjemahkan artinya kurang lebih “tempat dimana pahlawan datang untuk bersantai,” yang terlihat sangat relevan dengan kenyataan mengingat banyak orang yang datang ke sana untuk melakukannya. Joe Dassin suatu ketika pernah bernyanyi seperti ini, “Saat hujan datang ataupun saat matahari bersinar, saat siang terang benderang ataupun tengah malam, Anda selalu punya sesuatu di Champs-Elysees.” Bangunan landmark, deretan bioskop, kafe, gerai super mewah, dan orang-orang Paris yang terlihat acuh tapi trendy adalah sesuatu untuk dinikmati.

(Berbagai sumber)

SHARE