6 Tanda Serangan Jantung Pada Wanita

0
52

.Banyak dari kita berpersepsi, serangan jantung terjadi secara tiba-tiba tanpa pernah memberikan tanda-tanda. Faktanya, masalah pada pembuluh darah yang kemudian membuat jantung kita kesakitan tak terjadi dalam semalam. Ada gejala-gejala kecil yang muncul, tetapi kita sering mengabaikannya atau justru tak mengenali sebagai gejala.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh National Institutes of Health (NIH), sebanyak 95 persen wanita yang pernah mengalami serangan jantung, rata-rata memiliki gejala yang sama. Hanya saja, wanita sering kali mengabaikan ketidaknyamanan yang dirasakan tubuhnya.

Jadi mulai hari ini, mari berkenalan dengan enam gejala adanya masalah pada pembuluh darah dan jantung kita. Berikut daftar gejalanya:

1. Cepat merasa kelelahan : Lebih dari 70 persen responden dalam penelitian NIH merasakan cepat sekali kelelahan sebelum mendapat serangan jantung. Biasanya kelelahan itu dirasakan sebulan penuh, sebelum serangan terjadi.

Tapi bagaimana membedakan kelelahan akibat adanya gangguan pada jantung dengan rasa lelah yang biasa kita alami, misalnya lelah karena habis berolahraga atau bekerja?

Yang membedakan sebenarnya adalah, jika rasa lelah yang kita rasakan usai berolahraga biasanya akan hilang begitu kita makan, mandi, atau melakukan relaksasi. Sedangkan kelelahan akibat gangguan pada jantung akan terasa lebih lama, seolah tubuh tak pernah sanggup mengisi ulang energi untuk melakukan berbagai aktivitas.

2. Insomnia atau sulit tidur di malam hari : Meski merasa sangat kelelahan dan tubuh seolah tak mampu mengisi ulang energy, kita tetap tak bisa tidur di malam hari. Dan ini biasanya akan berlangsung dalam jangka waktu lama, bisa dalam sebulan penuh kita mengalami insomnia.

3. Cemas dan Stres : Para pakar kesehatan jantung sepakat, stres adalah pemicu utama terjadinya serangan jantung. Dan pada penelitian tersebut, para wanita yang pernah mengalami serangan jantung bercerita, stres yang dialami lebih khas. Karena mereka sebenarnya mengerti apa yang menjadi pangkal masalah tapi tak mengerti bagaimana mencari jalan keluar. Hasilnya mereka merasa sangat terpuruk dan panik karena tak bisa keluar dari masalah.

4. Mengalami masalah pada saluran pencernaan : Mulai dari nyeri perut, kram perut, hingga mual adalah salah satu gejala serangan jantung yang spesifik terjadi pada wanita. Dan biasanya, semua ‘keluhan’ perut itu dirasakan secara bersamaan.

5. Napas menjadi lebih pendek : Penelitian NIH itu juga menyimpulkan, ada sebanyak 40 persen dari responden yang mengalami kesulitan bernapas sebelum serangan jantung terjadi. Ciri yang paling mudah adalah apabila ketika kita naik tangga atau berjalan kaki, tiba-tiba kita merasa tersengal-sengal, ini bisa dijadikan signal serangan jantung yang harus diantisipasi.

6. Nyeri pada rahang, leher, telinga, dan pundak : Pada pria umumnya rasa nyeri dirasakan di dada, tapi tidak demikian yang terjadi pada wanita. Rasa nyerinya lebih menyebar, bahkan terasa sampai rahang, leher, dan telinga. Selain memahami gejala-gejalanya, kita juga harus memiliki kesadaran apabila gejala-gejala tersebut mulai dirasakan, segeralah memeriksakan diri ke dokter.

Terlebih jika kita memang memiliki faktor risiko penyakit jantung, seperti pernah mengalami hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, atau memiliki keluarga yang pernah mendapatkan serangan jantung.

Risiko serangan jantung juga akan semakin tinggi jika kita merokok, tidak rajin berolahraga, dan tidak mengatur pola makan. Karena sama seperti penyakit yang lain, serangan jantung juga akan sangat dipengaruhi bagaimana kebiasaan hidup sehat yang kita terapkan sehari-hari.

Jadi, mari mulai nikmati hidup dengan hidup lebih sehat agar tubuh tidak mengeluh kesakitan.

(berbagai sumber)

SHARE