Anthropomorphic Taxidermy Hobi yang Mulai Menanjak Lagi

0
65

.Anthropomorphic Taxidermy adalah suatu hobi yang menggunakan binatang untuk didandani seperti manusia dan ditampilkan dalam aktifitas manusia. Gaya ini terkenal pada masa Victoria dan Edward dan masih bisa ditemukan pada masa sekarang ini.

Metode ini dipopulerkan oleh Herman Ploucquet (Jerman) saat acara Great Exhibition di tahun 1851. Coba perhatikan tikus di gambar. Tikus-tikus itu seperti patung, tetapi sebelumnya mereka hidup, bernapas dan mencicit.

“Ini sedikit mirip binatang dan malah lebih mirip karya seni yang aneh”, ujar Susan Jeiven, seniman tato dan taxidermist yang juga mengajar di Observatory art space. Harga karya seni ini pernah dihargai $53.000 saat acara lelang Largest Collections of The Oddities di Cornwall tahun 2003.

“Ini merupakan kebangkitan. Kelas taxidermy selalu penuh.” Kata Joana Ebenstein, seorang observatory curator. Peminat terbanyak taxidermy datang dari para wanita. Ia menambahkan,”Hobi ini meledak lagi…Orang-orang menyukainya.”

Tentu saja semua binatang bisa digunakan. Namun biasanya, tikus, katak, marmut, tupai dan kelinci menjadi idola karena selain mudah didapat, binatang tersebut mudah untuk dibentuk.

Meskipun hobi ini populer, namun ternyata taxidermy juga mendapat beberapa tentangan dari aktivis pecinta binatang. Mereka mengatakan hobi ini mengeksploitasi binatang yang sudah mati. Terlepas dari kontroversi yang ada, apakah ada yang mau mencoba hobi ini?

(Berbagai sumber)

SHARE