Beda Orang, Beda Suplemennya

0
23

.Tingkat stres, polusi dan gaya hidup yang beragam membuat kita tidak mendapatkan asupan vitamin dan mineral yang teratur. Perilaku makan kita yang tidak tepat juga menjadi salah satu alasan tubuh kita membutuhkan suplemen bantuan dari luar.

Oleh sebab itu, kita perlu mengkonsumsi vitamin tambahan sehari-hari untuk meyakinkan bahwa kita sudah mendapat nutrisi yang dibutuhkan. Setiap orang membutuhkan suplemen yang tepat sesuai dengan kebutuhannya.

Si vegetarian
Seorang vegetarian tidak akan memakan daging dan semua produk hewani, seperti susu, telur, dan keju. Karena itu, Anda mungkin akan mengalami kekurangan vitamin B12, kalsium, zat besi, dan seng. Untuk memenuhi asupan B12, Anda bisa minum susu kedelai yang diperkaya dengan seng serta tempe yang mengandung vitamin B12. Anda juga dianjurkan memilih beras merah dan roti gandum utuh untuk mendapatkan seng, serta mengkonsumsi banyak polong-polongan dan sayuran hijau tua sebagai sumber zat besi.

Suplemen yang pas: Multivitamin mineral dan suplemen kalsium sudah dapat memenuhi semua kebutuhan Anda. Namun, sebaiknya tetap berkonsultasilah ke ahli gizi untuk menyakinkan apakah asupan seng dan zat besi Anda telah cukup.

Si Anti Sayur
Jika Anda tidak suka makan buah dan sayur, maka Anda pasti kekurangan vitamin C, magnesium, kalium dan karotenoid (pigmen alami tumbuhan). Padahal, zat-zat gizi yang biasa ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran inilah yang dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker dan gangguan jantung.

Suplemen yang pas: Vitamin C (250 mg). Pilihlah multivitamin mineral yang memiliki ekstra vitmin C atau minumlah suplemen vitamin C. Beberapa ahli mengatakan, orang yang kurang mengkonsumsi buah dan sayur juga memerlukan suplemen campuran karotenoid (30-50 mg) yang mengandung antioksidan (alfa dan beta karotin, lutein, likopen). Namun pernyataan ini memerlukan penelitian lebih lanjut.

Si Berpenyakit Jantung
Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung. Kemungkinan Anda kekurangan asam folat, vitamin B6, B12, C, dan E. Para peneliti menemukan, rendahnya pengkonsumsian zat-zat gizi ini dapat membuat Anda berisiko terkena gangguan jantung. Mengkonsumsi ikan atau kenari yang mengandung lemak tak jenuh yang baik bagi jantung. Selain itu perbanyaklah asupan biji-bijian, buah dan sayur

Suplemen yang pas: Vitamin B untuk mengurangi risiko gangguan jantung. Minumlah suplemen B kompleks (25 mg lebih vitamin Bl, B2, niacin atau B3, B6, serta 25 mikrogram lebih vitamin B12) plus 400 mikrogram asam folat. Sebaiknya Anda tidak minum lebih dari 100 mg vitamin B6 sehari karena bisa menyebabkan gangguan saraf.

Seimbangkan asupan makanan dengan suplemen yang pas untuk Anda.

(berbagai sumber)

SHARE