Ah, Belum Lima Detik

0
50

.Sering diantara anda ada yang masih memungut kembali makanan yang terjatuh ke lantai dengan alasan, “ah, belum lima detik ini”. Apakah anda yakin apabila makanan itu diambil kembali sebelum lima detik akan merubah keadaan? Well, sebaiknya mulai rubah kebiasaan itu dari sekarang.  

“Aturan lima detik mungkin harus berubah menjadi aturan nol detik,” kata Dr. Roy M. Gulick, kepala divisi penyakit menular di Weill Cornell Medical College. “Memakan makanan yang sudah jatuh menimbulkan risiko menelan bakteri sehingga terkena penyakit gastrointestinal dan lama makanan jatuh di lantai itu tidak mengubah risiko yang anda dapatkan.”

“Secara umum, jika ada bakteri di lantai, mereka akan langsung menempel pada makanan,” ungkap Dr. Gulick. Faktor-faktor yang mempengaruhi risiko dan tingkat perpindahan bakteri adalah jenis lantai, jenis makanan, jenis bakteri, dan berapa lama bakteri telah berada di lantai.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2007 dalam The Journal of Applied Mikrobiologi, para peneliti di Clemson University menguji Salmonella yang ditempatkan pada kayu, ubin atau karpet dan menjatuhkan sebuah daging sejenis Bologna pada tiap permukaan dengan lama waktu 5 detik, 30 detik dan 60 detik. Pada lantai kayu dan ubin, lebih dari 99 persen dari bakteri hampir semua menempel walaupun tidak ada perbedaan akan durasi lama daging terjatuh. Sementara lantai karpet mempunyai persentase jumlah bakteri yang lebih kecil pada saat daging tersebut dijatuhkan. Jumlah yang bakteri yang berpindah dari lantai ke daging tersebut menurun selama beberapa jam kemudian. Namun masih ada ribuan bakteri lagi dari tiap sentimeter persegi pada permukaan setelah 24 jam dan ratusan bakteri akan tetap hidup pada permukaan lantai selama empat minggu kemudian. Hanya butuh 10 bakteri salmonella untuk dapat menyebabkan gastroenteritis.

Jika makanan anda terjatuh, sebersih apapun lantai itu, lebih baik jangan dimakan dan langsung dibuang.

(berbagai sumber)

SHARE