Jadi Contoh Buruk, Charlie Sheen Dipisahkan dari Anak-Anaknya

0
36

.Orangtua yang bermasalah sebaiknya tidak diperbolehkan mengasuh anak. Terlebih bila orang tersebut terlibat dengan obat-obatan, minuman keras, dan sering bertindak kasar ataupun tidak pantas di depan anak.

Bila dibiarkan, maka hal tesebut akan memberikan dampak negatif bagi perkembangan psikologis mental sang anak. Bukan bermaksud untuk memisahkan orangtua dari darah dagingnya sendiri. Namun demi kebaikan anak, orang itu harus memperbaiki diri dan berubah menjadi orangtua yang baik terlebih dahulu sebelum akhirnya boleh kembali bertemu dan mengasuh anaknya.

Atas dasar pertimbangan di atas, Brooke Mueller pun akhirnya menjauhkan kedua anak kembarnya (Bob dan Max) dari sang ayah, Charlie Sheen. Sebelumnya, sepasang suami istri ini bertikai dan Charlie menodongkan pisau ke leher Mueller. Atas kejadian tersebut, sang istri melaporkan Charlie Sheen ke polisi untuk ditahan. Merasa belum aman, perempuan ini berusaha melindungi anak kembar bayinya dari pengaruh buruk Sheen. Dia memindahkan si kembar dari rumah di Los Angeles.

“Saya khawatir dia (Charlie Sheen) sudah gila,” kata Mueller dalam sebuah dokumen legal. “Saya benar-benar takut ia akan menemukan dan menyerangku dan aku sangat mengkhawatirkan keselamatan anak-anak yang berada di bawah pengasuhannya,” terangnya lebih lanjut.

Berkenaan dengan ini, Sheen dilarang berada pada jarak 100 yard dari Mueller ataupun anak-anaknya. Sheen – menurut legal dokumen – diduga mengancam Mueller dengan sebuah tindakan kekerasan saat mereka tengah berlibur di Bahamas minggu lalu.

Sang aktor sendiri membantah dugaan tersebut. Namun seberapa kuatnya dia menyangkal, masyarakat pun mengetahui bagaimana liar dan buruknya kehidupan yang dijalani Sheen selama ini. Selain keterlibatan dengan narkoba, minuman keras, dan banyak seks dengan bintang porno, Sheen pun kerap dilekatkan dengan imej kasar akibat tindakan kekerasan dan penganiyaan yang kerap dilakukannya.

Satu hal yang pasti, bagaimana mungkin Sheen dapat mendidik anak dengan baik, bila ia tinggal serumah dengan dua gadis muda dan mengaku sebagai ayahnya? Bukankah seharusnya anak hidup bahagia, tenang, aman, dan nyaman dengan kedua orangtuanya yang harmonis?

Tidak seharusnya seseorang menjadi orangtua, bila dirinya belum dewasa baik secara ekonomi maupun mental, karena ia akan menjadi panutan bagi anak-anaknya.

(Berbagai sumber)

SHARE