Cuci Luka dengan Air Lebih Baik Daripada Antiseptik

0
28

.Apakah Anda terbiasa membersihkan luka dengan cairan antiseptik? Sebuah studi mengungkap, mencuci luka dengan sabun dan air mengalir lebih efektif daripada membasuhnya dengan cairan antiseptik.

Studi melibatkan 191 pasien usia enam bulan hingga 18 tahun yang dirawat akibat infeksi kulit di Johns Hopkins Children’s Center di Baltimore, Maryland, antara 2006 dan 2009.

Studi tersebut awalnya bertujuan membandingkan seberapa cepat dua antibiotik mengobati infeksi kulit. Namun, studi itu justru menemukan bahwa membersihkan luka di bawah keran air mengalir akan mempercepat proses penyembuhan.

Dalam waktu seminggu, 95 persen dari mereka pulih sempurna, terlepas dari antiseptik yang mereka terima. Para peneliti menyimpulkan, rahasia sukses penyembuhan terdapat pada proses pembersihan luka, bukan antiseptik yang digunakan.

Penulis utama penelitian, Dr Harun Chen, mengungkap pembersihan dan pengeringan pada area infeksi membuat penyembuhan lebih cepat dan mengurangi infeksi persisten.

Dr Chen menambahkan, menjaga luka selalu bersih menjadi dasar pengobatan infeksi kulit. Namun, beberapa tahun belakangan para dokter telah meresepkan antibiotik yang lebih mahal dan memicu risiko terjadinya resistensi obat.

Pediatrik Dr George Siberry mengatakan, “Banyak dokter berasumsi bahwa antibiotik selalu diperlukan untuk infeksi bakteri, tetapi ada bukti yang menunjukkan hal itu tak diperlukan,” katanya seperti dimuat Daily Mail.

Agar lebih valid, peneliti menyatakan perlu ada studi lanjutan untuk membandingkan pasien dirawat menggunakan plasebo (obat yang dibuat tanpa bahan kimia yang kadang hanya berisi cairan garam) maupun yang menggunakan antibiotik disertai pembersihan dan pengeringan luka.

(berbagai sumber)

SHARE