Persiapan Laga Bogor Raya vs Bandung FC

0
30

.Bogor Raya akan menjamu Bandung FC dalam lanjutan kompetisi Liga Primer Idonesia (LPI) di Stadion Persikabo, Cibinong,  Sabtu (5/3). Laga yang diperkirakan berlangsung sengit itu akan disiarkan langsung tv swasta Indonesia mulai pukul 15.00 WIB.

Berikut preview yang Ghiboo terima dari e-mail.

“Jelas, kami ingin meraih poin penuh di kandang sendiri,” Pramasatya Majid, Manajer Tim Bogor Raya FC, menegaskan. Ia mengklaim, kekuatan klubnya dengan Bandung FC berimbang. Jadi, peluang untuk menang fifty-fifty. “Kami akan menyerang untuk menembus pertahanan Bandung FC, dan berusaha mencetak gol sebanyak mungkin,” tandas Pramasatya Majid.

Pramasatya Majid  juga mengakui kalau lini depan tim asuhannya masih lemah dalam penyelesaian akhir. “Banyak peluang yang didapat pada pertandingan sebelumnya tidak menjadi gol. Karena itu, kami melatih lini depan agar lebih tajam,” ujarnya. Selain itu, penjagaan kolektif pemain lawan, dan kekompakan tim, juga menjadi perhatian utama mereka dalam menghadapi Lee Hendrie dan kawan-kawan.

“Kami akan memanfaatkan kelemahan beberapa pemain Bandung FC yang usianya sudah berkepala tiga. Stamina mereka umumnya cepat merosot pada babak dua,” tukasnya. Meski ia juga mengakui bahwa Bandung FC punya pemain-pemain berpengalaman yang memiliki skill individu yang dapat membahayakan pertahanan Bogor Raya jika lengah.

Sementara itu, Mohamad Koesnaeni merasa Bandung FC tidak disesaki oleh pemain tua yang mudah terkuras staminanya. “Hanya ada segelintir pemain yang berusia di atas 30 tahun, seperti Nuralim, Yaris, dan Lee Hendrie,” ujar CEO Bandung FC itu. “Tapi mereka adalah pemain kawakan yang dapat mengobrak-abrik pertahanan lawan. Bukan tak mungkin malah menjadi penentu kemenangan,” katanya lagi.

Menghadapi Bogor Raya, Sabtu ini, Koesnaeni mengatakan mereka sudah melakukan evaluasi penuh terhadap berbagai kelemahan tim. Termasuk lemahnya lini depan, yang hanya mampu menjaringkan enam gol ke gawang lawan dari tujuh kali bermain. Sedangkan lini pertahanan juga payah, karena gawangnya dapat kebobolan hingga 13 gol. Jadi, klub asal Kota Kembang ini defisit tujuh gol.

“Sejujurnya, kami bermain sudah maksimal, dengan selalu menerapkan strategi ofensif. Kami memiliki banyak peluang di setiap pertandingan. Namun, Dewi Fortuna belum juga berpihak pada kami,? ungkap Koesnaeni. Untuk itu, Bandung FC sudah melakukan evaluasi di semua sektor. Semoga hasilnya bisa positif ketika melawan Bogor Raya nanti,” tekad Kusnaeni. Kita tunggu saja.

(Ghiboo)

SHARE