Si Kecil Sudah Boleh Makan Keju?

0
30

.Mengingat banyaknya manfaat dalam keju, maka akan baik bila Anda memberikan keju sebagai makanan untuk si kecil. Saat yang tepat untuk memberikannya adalah menunggu buah hati hingga umurnya minimal telah mencapai enam bulan.

Menurut seorang dokter penyakit anak dan mantan ketua American Academy of Pediatrics Committee on Nutrition, Frank Greer, untuk menghindari anak tersedak saat memakannya, maka potong keju menjadi lembaran-lembaran tipis atau potongan kecil sebesar ujung ibu jari. Ukuran ini sesuai untuk ukuran mulut bayi yang mungil.

Hindari keju jika si kecil mengalami gangguan fisik, seperti alergi atau asma. Tanda-tanda yang dapat menunjukkan tubuhnya bereaksi negatif terhadap keju dengan menghasilkan alergi adalah munculnya ruam pada kulit, pembengkakan di lidah, bibir, dan muka, kram perut, muntah, serta diare. Gejala alergi bisa ringan maupun parah. Bila anak sampai mengalami kesulitan saat bernafas, bengkak-bengkak, muntah berat, dan diare setelah makan keju, maka bisa dikatakan ia sangat alergi terhadap makanan ini.

Untuk itu, berilah jeda tiga hari setelah memberinya keju, untuk melihat reaksi-reaksi yang terjadi padanya. Bila sakitnya berlanjut dan bertambah parah, jangan ragu untuk membawanya ke dokter. Pada dasarnya, keju tidaklah berbahaya, karena proses pembuatannya membuat protein susu lebih mudah untuk dicerna serta menurunkan jumlah laktosa yang tidak baik untuk anak.

Siapa tahu nanti keju akan menjadi makanan favorit baru bagi buah hati yang telah berumur enam bulan?

(Berbagai sumber)

SHARE