Terapi Kuda Untuk Anak Autis

0
35

.Kuda sering diadikan media terapi untuk pemulihan penyakit autis. Terapi fisik dan bicara dapat berjalan dengan baik saat menunggangi kuda. Hal ini memberikan manfaat bagi kemampuan motorik dan sensorik anak.

Kemampuan Fisik

Dengan menunggangi kuda, penampilan si kecil yang kaku dan canggung akibat penurunan koordinasi, kekuatan fisik, dan ototnya, kini dapat terbantu. Dia ‘dipaksa’ untuk dapat menyesuaikan diri tetap tegap dan mengendalikan kuda dalam segala perubahan kecepatan, arah di area berbukit, berbelok, dan sebagainya. Memegang tali kendali membantu koordinasi antara sisi kanan dan kiri tubuh, begitu pula dengan perubahan posisi. Hal-hal tersebut akan membuatnya belajar mengurutkan langkah penggunaan kemampuan motorik dan untuk mengikuti petunjuk yang diberikan. Minta anak berdiri dan berlutut di atas kuda untuk mengembangkan kendali motorik dan keseimbangannya.

Pengembangan Sensor Keseimbangan

Berbicara tentang keseimbangan, organ keseimbangan yang terdapat di dalam telinga anak akan terstimulasi dengan baik dengan adanya perubahan arah dan tujuan yang dilakukan kuda. Saat tubuhnya dipaksa untuk bergerak dan saling tarik dengan binatang ini, otot-ototnya pun akan terstimulasi dengan sendirinya. Banyak stimulasi lain yang bisa didapatkan, seperti sentuhan bulu kuda di kulitnya, suara ringkikan kuda, dan aroma khas binatang ini.

Pengenalan Konsep dan Kemampuan Bahasa

Berkomunikasi dan fokus terhadap suatu tujuan sangat sulit dilakukan penderita autis. Kuda dapat membantunya mempelajari hal-hal tersebut. Tidak sembarang menaiki kuda, anak harus mengikuti berbagai petunjuk dalam terapi kuda. Sebut saja menyentuh ekor kuda, mengendalikan tali kekang, dan memerintahkan ‘jalan!’ setelah ahli terapis menghitung 1-3. Semua ini memberikan lingkungan pembelajaran yang alami untuknya, tidak dipaksakan. Dia akan mengenal banyak konsep, seperti berhitung (saat duduk dan berdiri di atas kuda), penamaan warna dari bola yang dilemparkan ke keranjang saat tengah menaiki kuda, melakukan banyak hal per tahap dengan urut (misal dengan menyentuh mata, telinga, hidung, dan mulut saat menyanyikan sebuah lagu), menjabarkan beberapa gambar yang sengaja dipajang di dinding arena terapi kuda, dan masih banyak lagi.

Kemampuan Sosial dan Berkomunikasi

Ikatan emosi yang dilakukan si kecil dengan menyikat bulu kuda, memeluk kuda, dan mengajaknya bicara atau sekedar memuji keelokan kuda tersebut akan membuatnya belajar mengembangkan kemampuan sosial dan berkomunikasinya. Sedikit demi sedikit perasaan si kecil akan terbuka untuk ikut memahami dan merasakan perasaan makhluk hidup lain yang ada di sekitarnya.

Tidak percaya? Buktikan sendiri manfaat kuda dalam mengatasi autisme yang diderita sang buah hati!

(Berbagai sumber)

SHARE