CLS Knights Bertemu Pelita Jaya di Semifinal

0
35

.Pertandingan pertama seri championship berlangsung kemarin, di DBL Arena Surabaya, 8 Maret. Nuvo CLS Knights Surabaya taklukkan Garuda Flexi Bandung dan Pelita Jaya Esia Jakarta singkirkan Bimasakti Nikko Steel Malang. Seperti yang disampaikan ke Ghiboo melalui e-mail.

Pada pertandingan pertama melalui sebuah permainan yang sangat kompak, Nuvo CLS Knights Surabaya akhirnya berhasil menghentikan langkah Garuda. Meskipun hanya Agustinus Indrajaya yang berhasil mencetak dua digit angka, CLS Knights menang dengan skor 57-45.

Kuarter 1, Garuda bermain buruk sejak detik pertama sehingga CLS unggul 20-8. Di kuarter 2, CLS semakin menekan dan Garuda mulai bangkit, namun CLS tetap unggul dengan 31-21. Setelah paruh waktu, di kuarter 3, CLS masih unggul dalam perolehan poin dan menutup dengan 49-38. Kuarter terakhir skor yang tercipta cukup rendah, tetapi Garuda masih belum mampu mengejar ketertinggalannya sehingga CLS menang dengan 57-45.  

Ketika ditemui usai pertandingan, Johannis Winnar, headcoach Garuda mengaku permainan anak-anaknya sedang buruk. “Target awal tim kami adalah semifinal. Tapi, gagal. Permainan tim tadi kurang tenang, terbawa tempo CLS. Main cepat, main cepat, tidak bisa main tenang. Kita sebenarnya sudah mengantisipasi akan hal itu (pressing dari CLS Knights) di latihan. Tapi, di pertandingan kan beda. Pressing-nya pasti lebih besar. Kita udah melakukan yang terbaik. Cuma ya itu, kita bikin banyak kesalahan. Free throw Cuma 32 persen. Harusnya, bisa lebih tinggi,” ungkapnya.

Rudianto assistant coach CLS Knights menyebutkan bahwa timnya yakin dalam menghadapi siapapun di semifinal.”Kita optimistis dalam laga semifinal. Kalau Garuda saja bisa dikalahkan, yang berikutnya juga pasti bisa. Coach Amran (W. Amran, headcoach CLS Knights) sudah menyiapkan planning-planning untuk Championship Series ini,” yakinnya.

Sementara pada pertandingan kedua antara Pelita Jaya vs Bimasakti. Prediksi menunjukkan Pelita Jaya akan mudah menaklukkan Bimasakti. Pelita Jaya yang dimotori Andi Batam melibas Bimasakti dengan telak, 82-55.

Kuarter pertama, permaian kedua tim masih belum maksimal. Namun Pelita Jaya dapat menguasai pertandingan dengan skor 12-6. Kuarter 2, Pelita masih memimpin dengan 34-22. Melalui permainan cantik Andi Batam di kuarter tiga, Pelita semakin menjauh dengan 59-38. Di akhir Kuarter Pelita tidak mengendurkan serangan dan menutup pertandingan ini dengan 82-55.

Meskipun unggul, Pelita Jaya mengaku masih kurang puas. “Kami memulai pertandingan dengan kurang memuaskan. Ada beberapa kendala seperti lay up dan free throw yang tidak terlalu baik,” ujar headcoach Pelita Jaya, Rastafari Horongbala saat ditemui seusai pertandingan melawan Bimasakti sore, kemarin (8/3).

Pria yang juga terpilih sebagai Coach of the Year NBL Indonesia 2010-2011 ini berharap Pelita Jaya bisa mengembalikan mental juaranya. “Sebab ini bukan reguler. Kalah, out. Mental juara harus tumbuh lagi,” harapnya.

Laga semifinal antara Nuvo CLS Knights melawan Pelita Jaya Esia Jakarta akan berlangsung Kamis, 10 Maret 2010, pukul 13.00 WIB, di DBL Arena Surabaya.

(Ghiboo)

SHARE