Berguling, Tonggak Motorik Bayi

0
60

.Tonggak pengembangan kemampuan motorik seorang bayi akan berbeda-beda bentuknya. Sama halnya dengan kepribadiannya yang akan beragam dari satu anak dengan anak yang lain. Bila Anda meminta 10 bayi berumur tujuh bulan untuk lomba balap mencapai garis finish – misal – maka Anda akan melihat berbagai cara dilakukan anak-anak tersebut. Ada yang merangkak, bergeser, dan berguling demi mencapai garis finish tersebut dengan kecepatan yang dimiliki masing-masing anak.

Kemampuan apa yang dimiliki si kecil di rumah yang menunjukkan bahwa dirinya mengalami kemajuan? Kebanyakan anak memilih kemampuan untuk berguling. Dengan berguling, buah hati akhirnya mencapai ‘kebebasan’ untuk dapat bergerak ke arah yang ia mau.

Perkembangan otot yang menjadi aspek kritis dapat terjadi dengan baik bila anak sering berguling. Otot-otot ini akan menjadi kunci untuknya agar dapat duduk, merangkak, berjalan, dan melakukan berbagai aktifitas lainnya kelak. Anak menjadi lebih kuat dan menjadi lebih terkoordinasi.

Perhatikan, si kecil akan mulai mampu untuk menendang. Ini menjadi langkah penting untuk mendapatkan kekuatan kaki yang dibutuhkan untuk berguling. Faktor terpenting dalam berguling bagi seorang bayi adalah kekuatan perut. Semakin cepat otot perut mengalami perkembangan, semakin cepat ia mampu berguling.

So, ask your baby, “Are you ready to roll?”

(Berbagai sumber)

SHARE