Christian Dior Fall 2011: Dramatic Goodbye To Galliano

0
65

.Fashion show Dior di Paris Fashion Week akhir pekan lalu bukanlah adegan mengagumkan sebagai pintu gerbang masa depan, namun lebih dominan dengan nuansa gelap yang terpancar dari kondisi saat itu. Kepergian John Galliano seolah membuat para selebriti menghilang dan Bernard Arnault enggan datang. Malam itu hanya terlihat Anna Wintour, Emmanuelle Alt, Mario Testino dan Natalia Vodianova, meski sesungguhnya pakaian-pakaian yang ditampilkan tetap ajaib dan memukau seperti biasanya.

Tak ada kekurangan yang tampak pada koleksi terbaru Dior, seluruhnya mengagumkan dan luar biasa, namun suasana disana terlihat suram dan murung yang berhasil sedikit diredam dengan warna-warna cerah pada gaun. Karpet hitam, kursi hitam para undangan dan pita hitam disana-sini jelas menjadi tanda duka yang mendalam, penyesalan terhadap tindakan anti-Semit yang dilakukan oleh desainer kesayangan mereka.

“Apa yang telah terjadi selama seminggu terakhir telah menjadi siksaan yang mengerikan dan memilukan bagi kita semua. Galliano telah menyakiti nama Dior dengan laporan memalukan, meski sesungguhnya ia adalah desainer yang brilian. Laporan tersebut tidak dapat ditoleransi karena tugas kita bersama adalah untuk mengharumkan nama Dior dan menjaga hubungan baik antara sesama manusia, menghormati martabat manusia dan bertanggungjawab terhadap secuil kesalahan apapun kepada semua orang.” ujar Sidney Toledano, CEO Dior, yang hadir untuk membuat pernyataan publik pertama.

Toledano yang bahkan seorang Yahudi juga menambahkan, “Pernyataan-pernyataan anti-Semit itu sangat mengejutkan dan membuat kesedihan yang dalam pada semua tim Dior yang telah merelakan jiwa dan raganya untuk label ini. Lebih menyakitkan lagi bahwa tindakan-tindakan itu datang dari seseorang yang sangat dikagumi karena bakat dan kreativitas yang luar biasa. Jadi kini saatnya kami introspeksi dan mengikat diri pada nilai-nilai serta visi dan misi House of Dior. Apa yang anda lihat sekarang ini adalah hasil dari upaya yang menakjubkan dari orang-orang yang setia dan pekerja keras.”

Ungkapan hati seorang pemimpin yang bijak itu membawa atmosfer sendu yang sangat terasa hingga akhir acara. Karlie Kloss membuka panggung seperti biasa, supermodel lainnya juga tampak fabulous dalam kemewahan material dan cutting yang prima. Smokey eyes dan pose yang dingin mengaksentuasi pakaian-pakaian menggoda seperti lace dress, sheer dress, fur coat, velvet pants, oversized cardigan, trench coat, tweed blazer dan printed skirt. Aksesoris seperti Dior Lady handbags, kaus kaki dibalik lace-up boots, kacamata bulat bergaya 1970-an dan topi-topi lebar, tampak provokatif dan edgy. Di akhir acara, putri Bernard Arnault, Delphine, yang menjadi wakil direktur Dior, rupanya tak kuasa menyeka air mata, dan seluruh yang hadir memberikan tepuk tangan haru yang merupakan perbatasan kesedihan dan kebahagiaan.

(Berbagai sumber)

SHARE