Jejaring Sosial Versi Cina

0
64

.Semua orang tahu, bangsa Cina pintar dan rajin mengkopi apapun. Mulai dari pakaian, elektronik sampai jejaring sosial. Mungkin karena UMR disana sangat murah, maka Cina bisa menguasai dunia di bidang ekonomi.

Pemerintah Cina sangat ketat dalam mengontrol informasi apapun yang bisa sampai ke warganya. Maka dari itu, mereka melarang akses internet jejaring sosial yang kita kenal, seperti Facebook, Foursquare dan Twitter.

Anda mau tahu? Wang Xing, seorang pemuda pengusaha membuat jejaring sosial populer di Cina yang merupakan duplikat dari Facebook dengan nama Renren (Xiaonei) dan salah satu Twitter versi negara komunis tersebut, Fanfou. Situs jejaring sosial ini sempat dijuluki Twitter-nya Cina sebelum akhirnya ditutup dan sudah mempunyai pengguna 1 juta pengguna berdasarkan data bulan Juni 2009. Fanfou didirikan bulan Juli 2007.

Selain Fanfou, ada banyak “Twitter” lain, seperti Taotao yang dimiliki oleh Sina.com (perusahaan yang sama pemilik WeiLingDi/ Foursquare-nya Cina).

Setelah Fanfou dan Taotao, Cina juga punya “Twitter” lain, yaitu Weibo. Saat ini Weibo masih bertahan karena “berpihak” kepada pemerintah dengan memberikan batasan sensor.

(Berbagai sumber)

SHARE