Mana yang Sehat, Mentega atau Margarin?

0
27

.Setiap orang pasti menginginkan hidup sehat. Hidup sehat dimulai dari apa yang dikonsumsi setiap harinya. Jika Anda terbiasa sarapan dengan roti, Anda harus mengetahui dulu mana yang lebih sehat mentega atau margarin. Mentega sempat dinyatakan tinggi kandungan lemak jenuh (saturated fat). Tingginya lemak jenuh ini akan berakibat pada berbagai penyakit degeneratif terutama jantung koroner. Karena itu, bahan makanan yang dibuat baik secara tradisional maupun industri harus menyandang label sehat atau tidak sehat.

Karena permasalahan mentega itu, muncullah margarin. Orang sering keliru membedakan mentega dan margarin karena fungsinya yang tidak jauh berbeda. Ternyata, dua produk ini hanya hampir sama luarnya. Mentega dibuat dari lemak hewani, seperti susu sapi atau kambing. Mentega secara alami, tanpa proses yang rumit, sehingga Anda bisa membuatnya sendiri.

Sedangkan margarin dibuat dari lemak nabati, yakni dari berbagai minyak kacang-kacangan, biji-bijian dan juga minyak sayur. Proses membuatnya membutuhkan teknologi tinggi yaitu hidrogenasi, yang menjadikan minyak bisa memadat serta berbentuk seperti mentega.

Dari kandungannya, margarin tidak sehat karena kandungan lemak trans memiliki efek lebih berbahaya dari lemak jenuh. Lemak trans dapat meningkatkan kadar LDL (kolesterol buruk), sedangkan lemak tans selain meningkatkan kadar LDL juga mengurangi kadar HDL (kolesterol baik).

Di luar permasalahan kandungan lemak trans, margarin memiliki nilai unggul karena tinggi asam lemak tak jenuh yang bisa mengurangi kadar LDL. Selain itu margarin dapat memberikan daya tahan tubuh yang lebih baik dengan omega 3, omega 6 dan omega 9 yang terkandung di dalamnya..

Jadi, asupan lemak jenuh sebaiknya diimbangi dengan pola hidup sehat, dan Anda harus pintar memilih kandungan yang terdapat did alam makanan.

(berbagai sumber)

SHARE