Keharmonisan Orangtua Bantu Anak Temukan Pasangan yang Tepat

0
18

.Menginjak usia remaja, anak sudah mulai mengenal lawan jenis. Anda harus mulai waspada pada usia-usia rawan tersebut. Hubungan yang tidak sehat dengan lawan jenis kerap dilakukan seorang remaja, karena mereka tidak mengerti akibatnya.

Untuk itulah Anda harus bisa selalu bersikap harmonis dengan pasangan di depan anak-anak. Jadilah pasangan suami istri yang benar-benar bahagia dalam artian sebenarnya. Hindari perselingkuhan, perbuatan dan perkataan kasar pada ayah dan ibunya.

Ini penting untuk mendidik, mengajarkan, dan menanamkan konsep dan pembentukan keluarga dalam landasan cinta dan kasih sayang untuknya kelak. Bahkan, untuk membuatnya lebih menarik, Anda bisa menceritakan kisah cinta Anda saat pertama kali bertemu pasangan.

Misal, Anda dan ayah atau ibu anak-anak bertemu pertama kali di kampus, di tempat kantor, atau di tempat ibadah. Hal ini bisa membuatnya berpikir, menemukan pasangan di tempat-tempat ‘baik’ seperti ini adalah langkah yang harus diambil agar mendapatkan suami atau istri yang tepat untuk bersama mewujudkan keluarga sehat dan bahagia seperti keluarga yang dibentuk orangtuanya kini.

Berikan pula contoh nyata mengenai cara pacaran yang baik dengan menceritakan bagaimana Anda dan pasangan dulu saling mengenal diri melalui banyak kencan bersama. Ceritakan bagaimana istri Anda dulu tidak pernah mau ditraktir setiap kali makan bersama di luar rumah dalam suatu kencan. Katakan, “Bayar sendiri-sendiri saat berkencan akan terasa lebih manis. Ayah pun dulu jadi lebih menghargai dan memandang ibumu. Coba, deh, nanti kamu rasakan sendiri nikmatnya kencan mandiri bersama pasanganmu kelak.”

Kuatnya hubungan Anda dengan pasangan akan mempengaruhi keberhasilan anak memilih pasangan yang tepat untuknya di hari depan.

(Berbagai sumber)

SHARE