Preview Solo FC Menjamu Cendrawasih Papua

0
31

.Pertemuan Solo FC dengan Cendrawasih Papua yang akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (12/3) akan disiarkan langsung di tv swasta Indonesia mulal pukul 15.00 WIB. Seperti pemberitaan yang Ghiboo terima melalui email.

Dua kiper asing masing-masing tim akan saling unjuk kebolehan. Alexander Vrteski di kubu tuan rumah, dan Deniss Romanovs di pihak tim tamu. Dalam pertandingan terakhirnya, Alexander Vrteski mampu menahan serangan bertubi-tubi saat dijamu Bali DeVata dan hanya kebobolan satu gol sedangkan Romanovs juga tampil spektakuler kala timnya dijamu Persebaya 1927 di Stadion 10 November, Tambaksari, Surabaya, Minggu (27/2).
 
“Kiper mereka bagus, tentu butuh perjuangan keras untuk menjebol gawang Cendrawasih Papua,” ujar CEO Solo FC, Kesit Budi Handoyo, Kamis (10/3). Namun sayangnya, dua striker Solo FC tidak bisa tampil lantaran tengah dibekap cedera, yaitu Zarko Lazatic dan Steven Racic, yang didatangkan dari Serbia. Sebagai gantinya pelatih Branko Babic terpaksa memaksimalkan potensi lokal yang ada, seperti Satrio Aji Saputro, Iwan Setiawan, atau Ricky Kristendi.

Selain kedua strikernya tersebut gelandang andalan, Pitono, juga tak bisa tampil karena terkena hukuman akumulasi kartu. “Ya, itulah kondisi kami. Mudah-mudahan motivasi pemain nanti lebih tinggi, apalagi mereka kan main di kandang. Apa pun kondisinya, kami tidak boleh kecolongan poin,” Kesit menegaskan.

Pramadia Moses (CEO Cendrawasih Papua) menilai pertandingan nanti akan jadi ajang bukti ketangguhan dua kiper asing. “Kiper kita dan mereka sama-sama bagus. Karena itu, saya yakin pertandingan nanti bakal berlangsung menarik.” Serupa dengan nasib tuan rumah, Cendrawasih Papua juga terancam timpang karena tidak diperkuat dua pemain asingnya yang tengah cedera, Patrick Gigani dan Daniel Wilkinson.

Moses mengaku masih buta terhadap kekuatan tuan rumah, karena baru sekali menyaksikan aksi Solo FC dalam laga pembuka LPI. “Waktu itu mereka kalah sama Persema. Tapi, sekarang Solo sudah punya banyak pemain asing, tentu kekuatannya beda,” ujarnya.

Solo FC saat ini menghuni peringkat 10 klasemen sementara, sedangkan Cendrawasih Papua belum beranjak dari papan bawah di posisi 18.

(Ghiboo)

SHARE