Teliti Bahan Kosmetik Anda!

0
56

.Jika kita tidak jeli membaca bahan-bahan yang ada di dalam label kosemtik, keinginan menjadi cantik bisa dibayang-bayangi dengan kerusakan pada organ tubuh. Sebab menurut Juliana Yu, MD.H, cosmetologist dari House of Skinovation, jaringan sel-sel pada kulit wajah juga berkaitan erat dengan jaringan sel di seluruh tubuh. Maka pastikan bahan aktif kosmetik kita tidak menggunakan bahan-bahan berikut:

1,4Dioxane
Bahan ini biasanya ada pada produk yang mengandung ethoxylated yang dapat menimbulkan kerusakan hati dan ginjal, bahkan kanker. Beberapa gejala akut yang ditunjukkan adalah batuk, iritasi pada mata, hidung yang terus berair, vertigo, sakit kepala, meriang, muntah, hingga kematian. Bahan kimia ini sangat berbahaya, karena itu tidak ada batas aman yang ditetapkan untuk penggunaanya.

Talk
Adalah batuan yang dihancurkan, dikeringkan, dan ditumbuk menjadi butiran bubuk yang sangat halus. Adapun batuan yang digunakan bernama hydrous magnesium silicate. Harvard Medical School pernah menemukan partikel butiran bedak pada seorang penderita kanker yang terbiasa menaburkan bedak pada area genitalnya selama 30 tahun. Sementara penelitian lain juga menemukan bahwa bahan ini memiliki partikel serupa asbes yang dikenal sebagai pemicu kanker paru-paru.

Mineral oil dan Wax
Kandungan mineral oil dalam kosmetik akan membuat kulit bernapas. Sebab mineral oil adalah turunan dari minyak mentah yang di dunia industri banyak dipakai sebagai minyak pelumas. Jika digunakan secara berlebihan, pori-pori akan tersumbat dan menimbulkan penumpukan racun pada jaringan sel kulit. Inilah yang nantinya menyebabkan kulit wajah menjadi kusam dan penuaan dini.

Kolagen
Bahan ini pasti sudah akrab di telinga sebagai pembuat kulit kencang dan kenyal. Tapi tahukah kita, bahwa kolagen hampir tidak mungkin menembus jaringan sel kulit. Dan kulit wajah yang terlihat lembab serta sehat dari penggunaan produk mengandung kolagen, sebenarnya hanya melapisi serta menutup pori-pori. Artinya, kulit sebenarnya dalam kondisi sulit bernapas.

Isopropyl Palmitate
Selain ditulis isopropyl palmitate, zat ini sering juga disebut palm oil derivative yang digunakan untuk menghaluskan kulit. Tapi pada kenyataanya, bahan ini juga digunakan untuk membuat larutan pembersih karat. Dan teksturnya yang pekat saat dicampurkan dalam produk kosmetik, akan membuat pori-pori kulit tertutup. Alhasil, timbul komedo atau jerawat pada wajah.

Formaldehida dan BHT (Butylated Hidroxy Toluene)
Dua-duanya adalah bahan pengawet yang beracun. Formaldehida misalnya, adalah gas tanpa warna yang bisa mengakibatkan iritasi dan memicu timbulnya kanker. Sedangkan BHT, mengandung toluene dan terbuat dari minyak atau tar batu bara. Bahan-bahan ini akan menimbulkan anemia, kerusakan hati dan ginjal, serta gangguan pertumbuhan janin.

Semua dampak buruk bahan aktif ini dapat dihindari jika kita terbiasa mencermati cara dan jumlah penggunaan produk perawatan kulit serta kosmetik. Lengkapi juga dengan konsultasi kepada ahli kulit untuk mengetahui bahan aktif apa yang boleh dan tidak boleh menyentuh kulit.

Tapi sebelum berkonsultasi, kita harus memiliki referensi agar konsultasi tidak sekedar menelan semua nasehat ahli, melainkan berdiskusi untuk mengetahui perawatan sehat bagi kulit.

(berbagai sumber)

SHARE