Mengendus Guru 'Jahat' di Sekolah

0
61

.Beberapa anak enggan berangkat ke sekolah karena malas belajar. Anak-anak yang lain tidak menyukai sekolah karena tidak mau bertemu dengan gurunya. Sewaktu Anda mengucapkan kata ‘sekolah’, si kecil akan langsung menangis, terlihat ketakutan, bahkan pucat.

Ada yang aneh di sini. Banyak guru sekolah dasar atau taman kanak-kanak yang terkesan galak dan ‘kejam’ di mata muridnya. Tapi seharusnya hukuman yang mereka (para guru) berikan untuk anak nakal tidak akan sampai membuat anak tersebut trauma untuk kembali bersekolah keesokan harinya.

Rasa putus asa menghampiri, karena anak tidak mau buka mulut sedikit pun ketika ditanya alasan ia tidak mau pergi ke sekolah. Bahkan ketika ditanya, apakah ada yang jahat padanya di sana, anak tetap tutup mulut. Saatnya turun ke ‘TKP’ (Tempat Kejadian Perkara)!

Selama beberapa hari ke depan, tunggulah anak selama dia belajar di sekolah. Antar dan temani dia di sana hingga jam belajar usai. Dengan begini Anda bisa mengawasi, mengamati, dan mempelajari gerak gerik serta kebiasaan dan cara wali kelas si kecil dalam mengajar anak didiknya. Orang dewasa akan bisa melihat gejala-gejala perilaku kekerasan fisik dari seseorang dengan lebih jelas dibanding seorang anak. Fungsikan diri dan ketajaman insting Anda sebaik-baiknya! Selidiki guru tersebut.

Informasi lain bisa didapatkan dari pengakuan dan cerita orangtua murid lainnya. Tanyakan bagaimana watak dan perilaku sang guru, bagaimana suasana di kelas selama ini, bagaimana interaksi anak yang satu dengan lainnya di bawah pengawasan wali kelas, dan masih banyak lagi.

Datangi guru tersebut dan utarakan masalah Anda padanya. Sikap anak di rumah seringkali berbeda dengan di sekolah dan orangtua tidak banyak mengetahui hal ini. Jadi, kalau Anda bertanya kepada guru mengenai ketakutannya pada sekolah dengan nada ‘menyerang’ sang guru, Anda pun harus bersiap mendengarkan fakta dari sisi lain, yakni kenakalan anak yang berlebihan.

Pertimbangkan penjelasannya. Jangan langsung percaya. Bila belum puas, Anda bisa langsung menuju kepala sekolah. Entah apa yang membuat anak sangat membenci sekolah. Namun bila dengan memindahkannya ke kelas atau bahkan sekolah lain dapat membuatnya kembali menyukai sekolah, berarti kemungkinan besar pendidiknya di sekolah dan kelas sebelumnya patut disalahkan atas kemunduran psikis sang buah hati.

Sekolah memang rumah kedua anak, namun bukan berarti akan selalu aman untuknya. Perhatikan buah hati dengan lebih baik!

(Berbagai sumber)

SHARE