Para Raksasa Dari Industri Kemewahan

0
59

.Mari berkenalan dengan Bernard Arnault dan Amancio Ortega, dua orang paling kaya di dunia fashion sekaligus pengendali beberapa merk paling fenomenal yang ada di bumi. Arnault mengepalai LVMH, rumah bagi lebih dari 50 merk paling elit di dunia mode, termasuk Louis Vuitton, Hermes, dan yang terbaru: BVLGARI. Sedangkan Ortega adalah pemilik Inditex, raksasa ritel asal Spanyol yang menghipnotis selera dan gaya berbusana melalui Zara.

Selain Bernard Arnault dan Amancio Ortega, masih ada beberapa nama yang cukup diperhitungkan sebagai para baron industri penampilan. Mari berkenalan dari yang paling kaya.

1. Bernard Arnault
Total kekayaan: $ 41 Milyar
Posisi: #4 terkaya di dunia
Perusahaan: LVMH – Moet Hennessy Louis Vuitton

Sebagai tuan dari segala kemewahan, tahun ini Bernard Arnault beruntung karena jumlah kekayaannya naik sekitar US$ 13.5 Milyar dan mendapat gelar pria terkaya di Eropa. Semua itu berkat permintaan pasar yang kuat atas produk barang mewah seperti sampanye Dom Perignon, Cognac Hennessy, jam tangan Heuer Tag dan aksesoris Louis Vuitton, khususnya di pasar Asia seperti Shanghai.

Tahun kemarin kelompok usaha LVMH mengakuisisi sekitar 20% saham Hermes dan di awal bulan Maret ini keluarga Bulgari mengalihkan mayoritas hak kepemilikan atas merek Bulgari demi saham dan kursi dewan di LVMH. Pria yang baru saja memecat John Galliano dari Christian Dior setelah tragedi anti-Semit ini juga tercatat sebagai pemilik perusahaan pembuat kapal pesiar Royal Van Lent, sebuah hotel di Courchevel, memiliki saham di Carrefour, operator tur Go Voyages, 70% saham di Nude Skincare, pemilik Givenchy, Fendi, Berluti, Sephora, Kenzo, Hublot, Loewe, Guerlain, De Beers, dan lainnya.

2. Amancio Ortega
Total kekayaan: $ 31 Milyar
Posisi: #7 terkaya di dunia
Perusahaan: Inditex (Zara)

Amancio Ortega memang sudah mengundurkan diri sebagai ketua Inditex, perusahaan fashion yang berhasil membukukan penjualan senilai $ 15.8 Milyar di bulan Januari lalu, namun ia tetap memiliki 87% saham dari perusahaan tersebut. Raksasa yang beroperasi dengan berbagai merek termasuk Zara, Massimo Dutti dan Stradivarius ini memiliki 5.000 toko di 77 negara, termasuk Indonesia dengan toko Stradivarius terbarunya. Selain saham, Ortega juga memiliki properti di Florida, Madrid, London dan Lisbon, sebuah pacuan kuda, saham di sebuah liga sepak bola dan memiliki ketertarikan dalam usaha gas, pariwisata dan bank.

3. Stefan Persson
Total kekayaan: $ 24,5 Milyar
Posisi: #13 terkaya di dunia
Perusahaan: Hennes & Mauritz (H&M)

Pengusaha yang terkenal sebagai maestro cheap and chic ini memulai aksi spektakularnya ddengan membawa Karl Lagerfeld dan Stella McCartney untuk mendesain pakaian menawan dengan harga ringan bagi sekitar 2.200 toko H&M di seluruh dunia. Langkah yang cerdik dan menguntungkan tersebut dilanjutkan dengan menghadirkan Jimmy Choo dan koleksi sepatu rancangannya, serta Sonia Rykiel dengan koleksi pakaian rajut fenomenalnya.

Dengan penuh semangat dan obsesi untuk mendominasi, H&M terus berusaha memperluas pasar internasional dengan membuka toko pertama di Turki dan Israel pada tahun 2010, dan dilanjutkan dengan memasuki pasar Kroasia dan Rumania di tahun 2011 ini. H&M didirikan oleh ayahnyadi tahun 1947, kemudian Stefan Persson mengambil alih kemudi pada tahun 1982, dan kemudian melepaskan posisi CEO di tahun 1998, dan di bulan Juli 2009 mempromosikan anaknya, Karl-Johan, untuk menjadi chief executive. Di masa pensiunnya Stefan Persson sempat membeli sebuah desa di kawasan Hampshire, Inggris, di tahun 2009 dan menikmati hari dengan bermain ski, tenis, golf dan penyandang dana bagi Mentor Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang berperan dalam memerangi narkoba di kalangan anak muda.

4. Francois Pinault & keluarga
Total kekayaan: $ 11,5 Milyar
Posisi: #67 terkaya di dunia
Perusahaan: PPR (Gucci, Yves Saint Lauren, Puma)

Titan barang mewah asal Prancis, pemegang saham mayoritas PPR (dulu disebut Pinault Printemps Redoute yang memiliki merk Gucci, Yves Saint Laurent dan Puma), pemilik balai lelang Christie’s, serta ayah dari Francois-Henri (yang menikahi aktris Salma Hayek pada Hari Valentine 2009) ini di dunia bisnis dikenal secara resmi sebagai chief executive PPR. Koleksi seni pribadinya ditafsir mencapai $ 1,7 Milyar, mencakup lebih dari 2.000 karya dari lebih dari 80 maestro termasuk Pablo Picasso, Piet Mondrian dan Jeff Koons. Francois Pinault juga memiliki Chateau Latour, sebuah winery yang sudah beroperasi sejak tahun 1331, pemilik majalah Le Point, pemilik label Converse dan Samsonite dan sebuah stadion sepak bola.

Selain mereka berempat, nama seperti Leonardo Del Vecchio (pemilik Luxottica dengan label seperti Ray-Ban dan Oakley), Philip & Cristina Green (taipan pemilik Topshop), Giorgio Armani, Ralph Lauren, Diego Della Valle dan Andrea Della Valle (ketua dan wakil ketua Tod’s Group), serta Jin Sook & Do Won Chang (pemilik sekitar 470 butik Forever 21) adalah beberapa nama yang mungkin akan menggeser posisi Carlos Slim di masa yang akan datang.

(Berbagai sumber) 

SHARE