Steak Hotel Holycow: Apa yang Bikin Antri?

0
59

.Ada satu restoran steak yang selalu membuat kami penasaran. Setiap melalui outlet-nya di jalan Radio Dalam Raya selalu penuh. Bahkan kami pernah menyediakan waktu khusus untuk mengunjungi Steak Hotel Holycow, tapi ternyata sudah kehabisan.

Jum’at lalu (11/03), tanpa rencana dan dadakan, tiga orang kru Ghiboo memutuskan untuk mencoba lagi steak yang katanya fenomenal ini. Kami datangi outlet Holycow di jalan Senopati dan ternyata kami masuk daftar tunggu. Setelah sekitar 15-25 menit menunggu, akhirnya kami pun dapat tempat duduk dan segera memesan Australian Sirloin dan Tenderloin. Selain kedua menu tersebut juga ada steak wagyu.

Setelah disantap, steak hotel ini memang rasanya gurih, hanya ukurannya saja yang kurang besar. Meskipun kami pesan welldone dan dagingnya empuk, tapi masih tampak warna merah  pada daging. Bila dilihat dari porsi, meskipun cukup tebal tapi masih kurang ‘mengganjal’ perut. Selain daging tentu saja ditemani dengan kentang goreng dan kacang panjang. Tidak seperti restoran steak sejenis yang salah satu cabangnya di Cepete yang penuh dengan kacang polong, kacang panjang dan jagung sebagai teman daging. Saus barbekyu dan lada hitam cukup enak tapi porsinya kurang menutupi daging bila dituang habis.

Dulu Steak Hotel Holycow di Radio Dalam menyediakan tiramisu gratis bagi yang bersantap ditempat dan menunjukkan mention akun Twitter Holycow kepada staf sedangkan bagi yang sedang berulang tahun akan mendapatkan steak gratis. Entah bagaimana untuk cabang Senopati dan saat ini, karena diantara kami tidak ada yang ulang tahun malam itu.

(Ghiboo)

SHARE