Cyndi Lauper Konser Ditengah Bencana

0
29

.Kondisi Jepang yang masih dalam proses rekonstruksi setelah terkena gempa dahsyat dan juga tsunami membuat beberapa musisi dunia membatalkan konsernya disana. Tetapi hal tersebut tidak berlaku bagi Cyndi Lauper. Penyanyi asal Amerika Serikat yang sudah berumur 57 tahun ini mengatakan bahwa dia akan tetap menjalankan rencananya untuk melakukan konser di Tokyo.

Keadaan Jepang yang sering terkena gempa bukanlah sesuatu yang baru bagi Cyndi. Penyanyi yang terkenal dengan lagu Time After Time dan True Colors ini sebelumnya pada tahun 1995 telah ikut membantu mengadakan penggalangan dana atas gempa Hanshin yang terjadi di Jepang. Untuk konsernya mendatang di Jepang Cyndi juga akan berencana melakukan penggalangan dana bagi para korban bencana.

Pada saat hendak mendarat di Jepang, pesawat terbang yang mengangkut Cyndi Lauper dialihkan ke pangkalan udara milik U.S Air Force di Yokota. Setelah itu Cyndi Lauper dan kru dipindahkan melalui penerbangan ke bandara Haneda. Cyndi dijadwalkan akan mengadakan konser di Nagoya pada tanggal 15 Maret dan di Orchard Hall Tokyo pada tanggal 16 atau 18 Maret.

Penggalangan dana yang akan dilakukan pada saat konser Cyndi Lauper nanti tidak hanya ditujukan kepada para korban bencana melainkan juga untuk memperbaiki pembangkit listrik yang rusak. Dengan kondisi listrik yang minim sebenarnya akan membuat konser Cyndi menjadi kehilangan makna. Karena listrik yang seharusnya bisa membantu memperbaiki kondisi Jepang yang rusak akan banyak terpakai untuk suatu acara sekelas konser musik. Pada saat konser nanti Cyndi juga akan bekerja sama dengan Toku, seorang musisi Jepang yang pernah tampil pada Java Jazz Festival tahun 2009.

(berbagai sumber)

SHARE