Victoria Beckham Mendapat Julukan "Ugly Pig"

0
33

.Victoria Beckham yang baru saja mengumumkan bahwa ia akan memiliki bayi perempuan di bulan Juli mendatang, sedang mengalami proses pembuktian diri sebagai perancang yang hebat. Kemarin, surat kabar asal Inggris memuat sebuah artikel dengan kutipan mengejutkan dari seorang fashion insider dan pewaris tahta, Daphne Guinness, yang menjustifikasi Vic dengan bahasa yang sangat tidak pantas. “She’s an ugly pig. Downbeat miserable and awful. Of course she’s going to make money, she’s backed by Simon Fuller. I don’t have anyone! She annoys the shit out of me.”

Barisan kata-kata menyeramkan tersebut langsung menyebar luas, namun Daphne menyangkal bahwa ia pernah melontarkan kalimat itu. Ia berkata bahwa ia tak akan pernah membuat pernyataan seperti untuk musuh terburuknya apalagi untuk seseorang yang ia sukai. Sesungguhnya Daphne menganggap Vic adalah seseorang yang berani dan fantastis dalam membangun bisnis.

Istri dari Spyros Niarchos ini juga menjelaskan bahwa subjek Victoria Beckham hanyalah contoh dari diskusi keuangan yang ia lakukan dengan Times. Daphne ingin menciptakan keberhasilannya sendiri, dimana dukungan finansial adalah hal yang penting namun sulit ditemukan. Dalam hal ini, Daphne hanya menyebutkan nama Vic sebagai contoh seseorang yang telah berhasil melakukan hal tersebut. Daphne melakukan hal yang sedikit berbeda, namun ia sangat mengagumi apa yang telah Vic capai selama ini. Menurutnya, Vic telah membuat koleksi gaun yang sangat, sangat cantik.

Dalam akun twitter miliknya, Daphne juga mengungkapkan bahwa ia sangat sedih dengan kejadian ini. Ia merasa kalimat makian bukanlah ciri khasnya dalam menilai orang lain. Wanita berusia 43 tahun ini sangat kecewa karena jurnalis yang telah lama dianggapnya sebagai seorang teman ternyata menambahkan hal buruk dalam kata-katanya. Sesungguhnya yang ia maksud saat itu adalah bahwa ia melakukan sendiri sebagian besar kepentingannya, tanpa seorang pendukung.

Peristiwa ini adalah sesuatu yang janggal untuk wanita sekelas Daphne, yang merupakan ahli waris kekayaan Guinness dan pemilik saham sebesar $ 15 juta di New York. Dengan kekayaan raksasa seperti itu, rasanya aneh ketika ia harus menjatuhkan orang lain yang memiliki dukungan finansial di balik bisnisnya. Apakah ini berarti bahwa desainer wanita memiliki kesulitan yang lebih besar dalam industri fashion? Ataukah Vic hanyalah sasaran empuk bagi para wanita yang gemar membenci?

Hmm, beberapa berita fashion memang tampak lebih dahsyat dari sekedar pose-pose telanjang para model.

(Berbagai sumber)

SHARE