Boleh Bebas Asal Bertanggung Jawab

0
25

.Menginjak usia belasan tahun, anak mulai memikirkan indahnya menjalani kehidupan yang bebas tanpa harus selalu mengikuti aturan dari orangtua. Sementara itu, orangtua bertanya-tanya, bagaimana mengatasi sikap liar anaknya yang baru mengalami masa pubertas?

Apa yang ada di otak Anda dan sang buah hati sangat bertolak belakang. Meski demikian, bukan tidak mungkin terdapat cara untuk menjembatani keinginan yang bertolak belakang tersebut.

Jangan sekali-sekali mengendalikannya terlalu berlebihan! Ini akan membuatnya merasa seperti dikekang dan dia akan semakin ingin ‘melarikan diri’ dari rumah, keluarga, dan orangtua. Jangan berpikir bahwa anak tidak akan berani melakukannya. Ingat, cara berpikirnya pendek dan kebanyakan dikendalikan oleh emosi. Ia bisa saja menarik diri dari Anda selamanya dan memilih kehidupan bebas, meski itu berarti rusak berantakan.

Bila anak remaja Anda sudah menginginkan kebebasan, maka berikan hal itu padanya. Namun Anda juga harus memberinya pengetahuan lain, bahwa kebebasan harus diikuti dengan tanggung jawab dan konsekuensi. Tidak ada hak yang dapat dilakukan tanpa kewajiban dan begitu pula sebaliknya. Inilah yang harus Anda tekankan padanya, bebas bertanggung jawab.

Contoh, bila dia ingin pergi bermain ke luar rumah hingga malam hari, maka berikan persyaratan. Pergi di malam hari berarti ia mendapat ‘jam malam’. Ia hanya boleh pergi hingga malam hari setelah selesai mengerjakan PR. Ia harus memberitahu dengan jelas, ke mana, dengan siapa, dan dalam rangka apa ia pergi. Tentukan jam berapa makasimal dia sudah harus sampai di rumah. Jam 12 malam, misalnya. Tidak hanya itu, telitilah dirinya sebelum dan sesudah bermain. Apakah ada tanda-tanda rokok, minuman alkohol, obat-obatan terlarang, benda tajam, dan benda pornografi pada dirinya.

Bila dia melanggar salah satu syarat tersebut, ia akan dikenakan sanksi. Silakan berikan sanksi apapun, namun hindarkan hukuman yang melibatkan kekerasan fisik maupun verbal. Berikan sanksi yang membangun, seperti keharusan membersihkan kamar mandi setiap Minggu selama sebulan, menemani ibunya ke pasar setiap Minggu, dan masih banyak lagi. Bila ia melanggar hingga tiga kali, maka kebebasannya tersebut akan dicabut. Bukan semua kebebasannya, namun hanya kebebasannya dalam mempergunakan jam malam.

Anak mungkin akan protes. Jelaskan padanya, bahwa kebebasan bertanggung jawab adalah kebebasan yang dilakukan dengan didasarkan pada perilaku dan sikap bertanggung jawab dan dewasa. Dia sudah diberikan tiga kali kesempatan untuk melanggarnya. Lebih dari itu, maka hal itu menandakan ia belum cukup dewasa dan bertanggung jawab untuk mendapatkan suatu kebebasan.

Bermainlah logika dengan anak remaja Anda. Ia akan merasa tertantang dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

(Berbagai sumber)

SHARE