Waspada! Gula Lebih Berbahaya Dari Kokain

0
48

.Ternyata narkoba seperti kokain, ganja, atau heroin masih kalah bahaya dengan serbuk putih yang biasa kita konsumsi sehari-hari. Gula ternyata bisa menjadi ‘obat terlarang’ yang mematikan bila kita tak mampu mengontrol jatah mengkonsumsinya.

Ya, gula bahkan tidak lebih baik dari kokain. Hal ini seperti yang dituturkan sebuah studi Perancis yang disiarkan dalam pertemuan tahunan Society for Neuroscience tahun 2007 lalu. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa saat tikus disodori pilihan antara air gula dan kokain, 94% lebih memilih air gula. Hal ini menguatkan bahwa sebenarnya gula memang lebih menarik hati dibanding kokain.

Para peneliti menyimpulkan bahwa pada kebanyakan mamalia, termasuk tikus dan manusia, reseptor manis yang ada tidak terbiasa dengan kadar manis tingkat tinggi, sehingga stimulasi manis berlebih bisa menyebabkan munculnya kecanduan.

Lalu, bagaimana menyembuhkan kecanduan akan butiran manis yang bisa menyebabkan diabetes tersebut? Berikut 8 tipsnya.

1. Perbanyak menu sarapan dengan mengonsumsi makanan yang kaya protein, lemak, dan fitonutrisi. Menu makan pagi yang sarat karbohidrat dan gula atau tepung hanya akan menyebabkan perut merasa lapar lebih cepat untuk jam-jam ke depan.

2. Makan secara teratur, 3 kali makan utama dan 2 kali snack dalam sehari. Bagi banyak orang, jika mereka tak makan dengan teratur, maka kadar gula dalam darah akan menurun, sehingga membuat mereka merasa mudah lapar dan ingin makan makanan yang manis.

3. Mengonsumsi suplemen yang mengandung L-Glutamine sebanyak 100-300 gram tiap beberapa jam sekali jika perlu bisa mengurangi timbulnya rasa lapar.

4. Sibukkan diri, berjalan-jalan di taman atau dengan olahraga. Rasa lapar biasanya hanya bertahan selama 10-20 menit saja. Jika Anda bisa mengalihkan perhatian kepada yang lain, maka rasa lapar itu akan hilang dengan sendirinya. Semakin sering Anda melakukan hal ini, semakin mudah menaklukkan rasa lapar tersebut.

5. Makan buah bisa mengenyangkan dan menyehatkan pula.

6. Minum banyak air adalah alternatif sehat lainnya untuk meredam ‘raungan’ perut.

7. Jauhkan makanan kaya gula dari rumah, lemari dapur, kulkas, laci kantor, hingga tas Anda.

8. Terimalah kenyataan bahwa Anda mungkin memiliki masalah emosional berkaitan dengan kecanduan gula yang sedang dialami.

Mulai latih diri Anda untuk mengurangi konsumsi gula dari makanan atau minuman, sebelum diabetes menyerang.

(berbagai sumber

SHARE