Dikira Sehat Ternyata Salah

0
14

.Kita sudah sekuat tenaga menerapkan pola hidup sehat. Tapi, sebulan sekali kita pasti terkena flu. Terkadang, kita juga mudah mengantuk dan lelah saat di kantor. Wah, jangan-jangan pola hidup sehat yang kita jalankan ini sebenarnya belum tepat. Periksa daftar berikut untuk mengetahuinya.

Bergantung pada suplemen
Kita sepakat, kekurangan gizi bisa membuat tubuh jadi tidak seimbang. Namun, karena berniat mencermati pilihan makan, kita malah jadi penggemar suplemen. Padahal, yang terpenting adalah memenuhi kebutuhan gizi dari bahan pangan alami. Konsumsi suplemen vitamin dan mineral yang sifatnya tambahan, bukan utama. Yang paling baik tetaplah mendapatkan zat gizi dari makanan yang kita konsumsi. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter, sebelum kita memutuskan untuk mengonsumsi suplemen.

Menghindari latihan beban
Banyak wanita menganggap latihan angkat beban lebih ditujukan bagi pria. Padahal, persepsi seperti itu sebenarnya salah. Berlatih angkat beban tak hanya dapat membuat badan jadi lebih berotot. Martica Heaner, pelatih kebugaran dan ahli nutrisi di Manhattan mengatakan, latihan ini juga penting untuk membantu membakar kalori, serta menjaga kepadatan mineral tulang. Bakar kalori lebih banyak bila menggabungkan latihan kardio dan angkat beban. Terutama gerakan yang berfokus pada tubuh bagian bawah, seperti squats dan lunges.

Menyantap salad di restoran cepat saji  
Makan sayuran segar memang bisa membantu kita menjaga berat badan. Selain itu, kandungan gizi dan antioksidannya juga lebih melimpah dibanding makanan yang dimasak. Tapi, bukan berarti semua salad lebih banyak nilai positifnya ketimbang nilai negatifnya. Terutama, salad yang dijual di restoran cepat saji.

Pertama, jenis sayuran dalam seporsi salad itu tak banyak macamnya. Kedua, kita tak tahu berapa lama sayuran itu telah disimpan sebelum disajikan. Potongan sayur dan buah yang disimpan lebih dari 24 jam di tempat yang tak berpendingin, akan berkurang kandungan vitamin dan mineralnya. kata Dr. Ketiga, salad yang dijual di restoran cepat saji biasanya dilengkapi dressing yang berkalori tinggi, seperti mayones atau keju. Lebih baik, buat salad sendiri di rumah untuk memastikan kandungan gizinya masih baik.

Minum jus buah
Idealnya, kita minum air minimal 8 gelas per hari. Namun, terkadang kita lupa bahwa jumlah minimal yang disebut itu mengacu pada air putih, bukan air jenis lain. Melegakan dahaga dengan es teh manis, jus buah, es sirup, es kopi, soda diet, ataupun minuman berisotonik, sebenarnya tak termasuk dalam upaya memenuhi kebutuhan cairan 8 gelas per hari.

Justru, studi dari University Texas Health Science Center memperlihatkan, orang yang minum soda diet setiap hari selama tujuh tahun, punya potensi sebesar 41% untuk bertambah berat badan. Jadi, lebih baik tambah asupan air putih. Bila ingin minum jus buah, pastikan tidak ditambahkan gula.

Selamat mencoba. Ingat jangan sampai terkecoh dengan kebiasaan yang kita kira menyehatkan.

(berbagai sumber)

SHARE