Dukung Balita Merusak Barang

0
58

.Balita memiliki kecenderungan untuk merusak dan menghancurkan. Apakah ini buruk? Bisa ya, bisa tidak.  
 
Menurut Marilyn Benoit, M. D., seorang profesor psikiater di klinik pusat kesehatan Universitas Georgetown, untuk memahami bagaimana satu hal dapat terangkai dan terkait dengan hal lain, anak harus menghancurkannya terlebih dahulu.  
 
Ini adalah proses pembelajaran dan kreatifitas. Si kecil perlu melihat secara visual benda yang dihancurkan menjadi berkeping-keping dan terbelah untuk mengetahui ‘susunsan’ mereka.  
 
Untuk itu, dukung kelakuan agresifnya tersebut dengan mengarahkannya ke arah yang lebih baik. Setidaknya sediakan benda-benda khusus yang tidak lagi berharga dan aman untuk dihancurkan si kecil. Ia tidak akan terluka dan Anda pun tak akan rugi.
 
Tanah liat, contohnya. Buah hati tentu akan sangat senang membuat banyak bentuk menggunakan bahan ini. Untuk menghancurkannya pun mudah, empuk, dan tidak sakit di kulit ataupun saat berbenturan dengan tulang. Berikan juga balok es batu. Anak dapat menghancurkan dan menyukainya, karena suaranya seperti kaca yang sedang retak. Bedanya, es batu tak akan menggores seperti kaca. Majalah bekas juga bisa Anda umpankan padanya. Biarkan dia menyobeknya. Toh, Anda tak lagi memerlukannya.
 
Perhatikan, bila anak sudah mulai merusak barang-barang pribadi Anda atau saudaranya, handphone misalnya, bisa jadi ia sedang marah. Hati-hati.
 
(Berbagai sumber)
 

SHARE