Menyikapi Pertikaian Buah Hati Dengan Anak Lain

0
51

.Pertengkaran antar anak sering terjadi. Apakah Anda harus ikut turun tangan? Tidak perlu. Masalah anak bukanlah urusan orangtua dan tentu Anda tidak ingin ikut menjadi kekanak-kanakan seperti anak-anak itu.

Berbeda halnya, jika apa yang terjadi pada si kecil adalah hal besar dan serius. Anak dipukuli oleh anak berbeadan besar di sekolahnya. Setiap hari dia pulang menangis dan mendapatkan memar-memar biru di perutnya. Menurut buah hati, anak itu tidak hanya memukulinya, tapi juga melukai anak-anak lain di sekolahnya.

Dalam hal ini Anda harus ambil tindakan. Bukan dengan mendatangi anak yang berbadan besar itu, namun datangilah orangtuanya. Hindari datang dengan emosi, marah-marah, atau bahkan kata-kata kasar. Toh, orangtuanya sudah menjadi teman Anda juga.

Masalah anak jangan sampai membuat persahabatan antar orangtua menjadi rusak. Dekati orangtuanya dengan damai. Bagaimanapun juga Anda harus mengatakan kelakuan anaknya ini kepada dirinya. Bisa jadi, dia justru tidak mengetahui kenakalan dan betapa berbahayanya anaknya tersebut.

Katakan dengan lembut, “Jika aku mengetahui sesuatu tentang anakmu, apa kamu mau tahu?” Jika dia mengatakan ‘ya’, Anda harus segera menceritakan kejadian yang sebenarnya padanya. Jagalah agar situasi tidak memanas. Tetaplah berkepala dingin untuk dapat menemukan jalan keluar terbaik.

Bila ia tidak ingin mengetahui apapun tentang anaknya, maka ini pertanda buruk. Laporkan hal ini kepada pihak sekolah. Teman Anda menolak penyelesaian masalah dengan baik-baik dan tidak perduli. Maka lebih baik bila ada pihak ketiga yang lebih netral untuk menyelesaikannya.

Tetap jaga hubungan baik dengan orangtua lain dalam menyelesaikan pertikaian si kecil dengan anaknya.

(Berbagai sumber)

SHARE