Suede, Bukti Britpop Selalu Kembali

0
59

.Konser Live n’ Rockin yang diselenggarakan kemarin malam di JIExpo Kemayoran Jakarta meninggalkan sejuta kenangan menyenangkan. Konser yang diadakan oleh sebuah produsen smartphone ini mengumpulkan hampir 7000 orang di Hall A  arena PRJ Kemayoran. Jumlah yang sangat fantastis, dan hebatnya berhasil mengumpulkan penggemar musik dari berbagai genre.

Susunan artis yang tampil adalah 2PM, Shontelle, Taio Cruz dan pastinya Suede. 2PM, boyband asal Korea yang tampil pertama nampaknya sedang bad mood, karena media sama sekali tidak diizinkan untuk mengambil gambar mereka. Meskipun begitu, ribuan remaja telah menanti penampilan mereka dengan 4 lagu yang terus menerus  dinyanyikan mengiringi penampilan mereka. Ketika 2PM usai tampil, bergegas penggemar menyusul sang pujaan, mengejar entah kemana.

Shontelle yang tampil selanjutnya cukup memikat. Pelantun ‘t-shirt’ dan ‘impossible’ ini memamerkan suara dan gerak geriknya yang eksotis. Lengkap dengan kulit menawan a la Barbados. Demikian pula dengan Taio Cruz. Dengan deretan lagu RnB yang dilafalkan ribuan penggemarnya, Taio membuat Sabtu malam menjadi lebih hangat. ‘Dynamite’ jadi lagu andalan yang menutup penampilannya.

Tentu saja Suede adalah bintangnya. Muncul lebih cepat dari jadwal, pukul 22.05 WIB Suede menggebrak panggung dengan ‘This Hollywood Life’.  Brett Anderson, Neil Coding (gitaris/ kibordis), Richard Oakes (gitaris), Mat Osman (bassist) dan Simon Gilbert (drummer) menunjukkan bahwa mereka masih memikat, sama memikatnya seperti penampilan mereka di Jakarta tahun 2003 yang lalu.

Panggung yang berwarna warni dengan tata cahaya yang minimalis tampak kontras dengan enerjiknya Suede di atas panggung. Raja musik Britpop yang sangat berjaya di eranya ini sungguh membuat ribuan penggemarnya seperti gila, ikut bernyanyi tanpa henti bersama mereka.

Brett yang saat konferensi pers sehari sebelumnya nampak masih jet lag, kini tampil menggoda. Berbalutkan kemeja hitam dan celana panjang senada, gayanya yang khas membuat kaum wanita semakin mantap menjadikannya idola.

‘She, Trash, Filmstar, Animal Nitrade, We Are The Pigs dan lagu Ballad by The Sea’ meluncur dari bibir Brett Anderson. “Terimakasih,”  kata Brett yang langsung disambut dengan gegap gempita sorak sorai penggemarnya. ‘Electricity’ kemudian jadi lagu selanjutnya, berbaur dengan suara koor memenuhi Hall A.

Hampir satu setengah jam Suede menggebrak panggung ketika akhirnya ‘Beautiful Ones’ dilantunkan. Koor massa tak bisa dihindari, dan mereka siap meminta lagi. We want more! Benar saja, setelah menghilang sekilas di balik panggung, Suede kembali. “This one’s special, because we haven’t played this in a long time,” ucap Brett Anderson. ‘Lazy’, rupanya adalah lagu itu.

‘Saturday Night’ dijadikan penutup oleh Suede. Terasa pas dengan moment yang ada, karena Suede seolah berusaha memberikan konser terbaik bagi semua.“Oh, whatever makes her happy on a Saturday night,
Oh whatever makes her happy, whatever makes it alright.” Penggalan lagu tersebut mengalun menyelimuti hall. Semua ingin bernyanyi bersama Brett.

Ucapan terimakasih dan selamat tinggal meluncur dari bibir Brett, menutup penampilan mereka malam kemarin. Terlepas dari permasalahan tiket yang sedikit menyusahkan, kekurangan sound disana sini, namun penampilan Suede cukup jadi bukti, bahwa melodi bisa menutup rasa kecewa hati.

(Ghiboo)

SHARE